Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 19 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Anak Autisme Butuh Dukungan Tepat Sesuai Tingkat Keparahan

fajar adhitya Jum'at, 18 April 2025 - 07:09 WIB
Anak Autisme Butuh Dukungan Tepat Sesuai Tingkat Keparahan
Foto: Freepik.com
LANGIT7.ID-Jakarta; Anak dengan gangguan autisme memiliki beberapa tingkat keparahan sehingga membutuhkan dukungan yang tepat sesuai tingkat keparahan yang dialami.

“Klasifikasi ini sih buatan manusia, level 1, level 2 dan level 3, tapi dalam kenyataannya di dalam level tersebut tingkat beratnya autisme itu bisa bervariasi,” ujar Dokter spesialis anak dr. Amanda Soebadi, Sp.A, Subsp.Neuro.(K),M.Med dalam webinar.

Anak dengan gangguan austime level 1 memiliki kesulitan minimal sehingga membutuhkan dukungan dalam komunikasi sosial tapi bantuannya tidak banyak.

"Cukup dia punya teman baik yang bantu dia dalam komunikasi, tapi anaknya biasanya relatif normal dalam kehidupan bermasyarakat," ujarnya.

Namun, lanjutnya, dalam bersosialisasi memiliki keterbatasan mendekati atau mencoba dekat dengan teman lainnya.

“Harus temannya yang ngajak bermain baru habis itu dia bisa,” tambah dia.

Level dua autisme, kata dia, membutuhkan dukungan atau bantuan yang lebih substansi.

“Kalau level dua dia lebih butuh dukungan yang lebih, jadi dia mungkin perlu guru bayangan,kalau tidak dia semaunya sendiri karena defisit komunikasi bukan hanya ekspresif, tapi juga dalam menerima instruksi dari gurunya dia juga kesulitan (karena tidak paham),” ujarnya.

Sementara untuk level tiga membutuhkan dukungan sangat substansial, kemampuan komunikasi sosial sangat terbatas, kemampuan verbal atau bicara hingga dewasa terbatas.

“Kalau level tiga betul-betul butuh bantuan penuh jadi kalau dia tidak dibantu dia semaunya sendiri dan perilakunya tidak sesuai untuk lingkungan dia berada," ujarnya lagi.

Pada autisme, kata dia, selain defisit komunikasi verbal dan non verbal, anak juga mengalami kesulitan memproses informasi, bahasa dan instruksi dan mengalami gangguan eksekutif atau dalam melakukan sesuatu misalnya mengerjakan pekerjaan rumah (PR) yang terdiri dari beberapa langkah mengerjakan PR itu.

Menurutnya, fungsi eksekutif itu tidak semua orang, terutama anak dengan autisme memiliki cara pikir untuk dapat mengerjakan PR yang dimulai dari beberapa langkah itu.

Anak juga kerap mengalami gangguan input sensorik atau merasakan sesuatu dari lingkungan, misalnya suara dari seseorang, gambar di layar dan lainnya dengan memilah dan merasakan sensorik mana yang patut mendapat perhatian.

“Jadi dia tidak tahu di antara stimulus mana yang harus direspons, itu dia tidak bisa memilahnya,” jelasnya.(*)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 19 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)