LANGIT7.ID, Jakarta - Doa seorang ibu dapat menembus bumi dan langit, artinya munajat yang mudah terkabul. Karena itulah ada pesan dalam Al Quran dan hadist agar berbakti kepada orang tua.
Seorang penulis, Irvan Shaifullah menyebut, kehidupan manusia tidak selalu akan berlangsung secara linier dan rigid. Dalam banyak hal, ada yang tanpa pola.
Untuk menyikapi ketidakpastian itu, Allah subhanahu wata ala mengizinkan hambanya untuk berdoa, meminta sesuatu. Bila itu terkabul, artinya Allah merestui.
"Jika tidak terkabul, maka senantiasa ada ganti yang lebih baik," tulis Irvan dalam laman muhammadiyah.or.id.
Di antara sekian doa yang mudah terkabul adalah doa orang tua, terutama seorang ibu. Seorang muslim yang baik tentu senantiasa memuliakan ibunya.
Hadist dari Anas bin Malik, Rasulullah bersabda: "Ada tiga doa yang tidak tertolak: [1] doa orang tua (kepada anaknya) [2] orang orang yang berpuasa [3] doa orang yang sedang safar" (HR. Al Baihaqi).
Syarat mutlak untuk mendapatkan ketulusan doa dari ibu kita adalah dengan cara memperoleh restu darinya. Upaya ini bisa dilakukan dengan bakti dan menyenangkan hati orang tua, khususnya ibu.
Ada satu ungkapan hebat, "jika ibumu tersenyum, maka saat itu dunia sedang baik-baik saja." Percayalah apa yang sedang menjadi kekhawatiran kita saat ini bersumber pada ketiadaan doa seorang ibu.
Tidak ada cita-cita terbaik bagi orang tua, terutama ibu kecuali kesuksesan dan kebaikan hidup bagi anak-anaknya. Tidak ada cita-cita yang ia harapkan kepada anaknya kecuali saat meninggal dunia mendapat doa dari sang anak.
Siapapun hari ini, yang masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk mencium tangan dan kening ibunya, maka ciumlah. Mintalah doa kepadanya.
Biarlah hanya Allah yang akan menjadi saksi bahwa kita dengan sangat sungguh sunguh ingin menyenangkan hati orang tua kita. Kita ingin mendapat ridho orang tua, sebagaimana kita ingin mendapatkan ridho dari Allah.
(bal)