LANGIT7.ID-Jakarta; DKI Jakarta kembali membuktikan posisinya sebagai pusat ekonomi nasional. Di Triwulan I 2025, realisasi investasi provinsi ini mencatatkan angka fantastis sebesar Rp69,8 triliun, tertinggi se-Indonesia berdasarkan data dari Kementerian Investasi/BKPM RI. Angka ini naik signifikan dari capaian tahun lalu pada periode yang sama sebesar Rp58,4 triliun.
Dari total tersebut, terdapat 114.451 proyek investasi yang terealisasi, menyumbang 15% dari total nasional. Tak hanya itu, investasi domestik (PMDN) DKI Jakarta juga memimpin dengan raihan Rp42,2 triliun, mencakup 18% dari total PMDN nasional. Sedangkan untuk Penanaman Modal Asing (PMA), DKI Jakarta meraih USD 1,7 miliar, atau sekitar 11,9% dari total PMA nasional.
Kepala DPMPTSP DKI Jakarta, Benni Aguscandra, mengatakan bahwa capaian ini tak lepas dari dukungan penuh Pemprov DKI Jakarta dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif.
"Alhamdulillah, kinerja investasi DKI Jakarta terus mencatatkan raihan positif. Ini semua berkat arahan Bapak Gubernur dan penyederhanaan proses perizinan serta penyediaan infrastruktur memadai," ujarnya di Mal Pelayanan Publik DKI Jakarta, Rabu (30/4/2025).
Menurut Benni, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan. Pemprov berkomitmen terus menjaga daya tarik Jakarta sebagai magnet investasi nasional dan global.
"Kami pastikan Jakarta tetap menjadi destinasi investasi unggulan," tambahnya.
Sektor Transportasi, Gudang, dan Telekomunikasi Paling MenarikMenteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani turut menyampaikan bahwa tiga sektor dominan yang menyumbang investasi terbesar di Jakarta adalah:
- Transportasi, Gudang, dan Telekomunikasi: Rp24,5 triliun
- Jasa Lainnya: Rp16,6 triliun
- Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran: Rp8,6 triliun
"Sektor transportasi dan telekomunikasi jadi pemicu utama naiknya investasi di Jakarta," jelas Rosan.
Secara nasional, total realisasi investasi pada Triwulan I 2025 tercatat Rp465,2 triliun, meningkat 15,9% year-on-year (YoY). Rosan menyebut keberhasilan ini adalah buah dari penyempurnaan layanan perizinan dan kolaborasi erat antar lembaga, baik pusat maupun daerah.
"Kita terus benahi sistem perizinan lintas kementerian dan lembaga agar lebih pasti secara waktu dan prosedur," lanjutnya.
Rosan optimistis target investasi nasional Rp1.905,6 triliun pada tahun ini bisa tercapai, bahkan mungkin terlampaui.
Kilas Balik Investasi DKI Jakarta Tahun 2024Sepanjang tahun 2024, DKI Jakarta juga mencetak prestasi membanggakan. Total realisasi investasi PMDN dan PMA mencapai Rp241,9 triliun, naik tajam dari tahun 2023 sebesar Rp166,7 triliun.
PMDN Jakarta tahun lalu mencapai Rp128,4 triliun (15,8% nasional), dan PMA mencapai USD 7,6 miliar atau sekitar Rp113,5 triliun (12,6% nasional), menjadikan Jakarta konsisten berada di puncak realisasi investasi nasional dua tahun berturut-turut.
(lam)