Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home global news detail berita

Screening Film Gowok, Kamasutra Jawa: Menteri Kebudayaan Apresiasi Film Berlatar Belakang Keberagaman Budaya

tim langit 7 Senin, 02 Juni 2025 - 22:16 WIB
Screening Film Gowok, Kamasutra Jawa: Menteri Kebudayaan Apresiasi Film Berlatar Belakang Keberagaman Budaya
LANGIT7.ID-Jakarta; Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menghadiri acara Special Screening film terbaru garapan Hanung Bramantyo berjudul Gowok: Kamasutra Jawa bertempat di Studio XXI Plaza Senayan, Jakarta. Diproduksi oleh MVP Pictures dan Dapur Film, Gowok: Kamasutra Jawa bercerita tentang tradisi unik dalam masyarakat Jawa yang dikenal dengan sebutan gowok.

Gowok merupakan profesi yang dijalani oleh seorang perempuan pada era 1900-an, dengan peran memberikan edukasi kepada calon pengantin laki-laki mengenai seluk beluk perempuan, khususnya dalam konteks hubungan intim, agar saat malam pertama, laki-laki tersebut bisa memuaskan istrinya.

Kehadiran Menteri Kebudayaan dalam Special Screening ini menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap kebebasan berekspresi dan kemajuan sinema nasional. Menbud berujar bahwa film ini mempunyai latar belakang cerita yang merefleksikan keberagaman budaya Indonesia serta storytelling yang baik.

“Menurut saya ceritanya sangat menarik karena mengangkat sebuah tradisi yang mungkin kini telah punah. Akulturasi berbagai budaya di Indonesia menjadikan negeri ini kaya akan peristiwa dan kisah yang layak diangkat ke layar lebar. Masyarakat sudah dapat menyaksikan film ini mulai 5 Juni mendatang, tentunya dengan memperhatikan klasifikasi umur yang dianjurkan” ujar Menbud Fadli Zon usai menyaksikan film tersebut, Senin (2/6/2025).

Senada dengan hal tersebut, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menyampaikan apresiasinya terhadap film Gowok. Ia berharap film ini dapat menjadi medium untuk menggugah kesadaran dan apresiasi terhadap kekayaan sejarah serta budaya Indonesia di masa lampau.

Pada masa lalu, profesi gowok dihormati karena dianggap mampu membentuk laki-laki menjadi suami yang bisa memuaskan istri secara lahir dan batin. Hanya keluarga bangsawan dan kaya raya yang bisa menitipkan putranya kepada gowok.

Kehadiran gowok menjadi solusi bagi orang tua calon pengantin pria untuk memastikan anak mereka mendapatkan bekal pengetahuan dasar dalam menjalani kehidupan rumah tangga. Film Gowok: Kamasutra Jawa menghadirkan dinamika kehidupan profesi gowok yang menyimpan sisi rahasia di balik berharganya profesi tersebut.

Film Gowok: Kamasutra Jawa menampilkan jajaran aktor dan aktris ternama Indonesia, di antaranya Raihaanun sebagai Nyai Ratri, Lola Amaria, Devano Danendra, Alika Jantina, Ali Fikry, Nayla Purnama, Donny Damara, Djenar Maesa Ayu, Slamet Rahardjo, dan Reza Rahadian yang berperan sebagai Kamajaya.

Special screening
ini turut dihadiri oleh Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widianto; Sutradara FIlm Gowok: Kamasutra Jawa, Hanung Bramantyo; dan Vice President of Operations & Business Development PT Tripar Multivision Plus Tbk, Ario Bayu. Hadir dari jajaran Kementerian Kebudayaan, yakni Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Ahmad Mahendra, serta Direktur Film, Musik, dan Seni, Syaifullah Agam.

Film yang terinspirasi dari naskah Serat Centhini, karya sastra Jawa yang membahas berbagai aspek kehidupan termasuk pendidikan seksual ini, akan tayang di bioskop Indonesia mulai Kamis, 5 Juni 2025. Sebelumnya, sinema ini telah tayang di International Film Festival Rotterdam (IFFR) 2025.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)