LANGIT7.ID-Jakarta; PT Bank Maybank Indonesia Tbk melalui unit usaha syariah (UUS) mendorong penguatan infrastruktur keuangan syariah nasional melalui dukungan terhadap produk-produk seperti repo syariah dan Islamic Profit Rate Swap (IPRS). Upaya ini dilakukan seiring peningkatan kebutuhan pelaku industri terhadap instrumen lindung nilai yang sesuai prinsip syariah.
Sebagai bagian dari inisiatif tersebut, Maybank Indonesia menggelar forum sharing session untuk memperluas wawasan industri mengenai praktik internasional di pasar uang dan valas syariah.
Direktur UUS Maybank Indonesia, Romy Buchari, mengatakan bahwa forum sharing session yang digelar merupakan bentuk keseriusan pihaknya dalam mendorong pengembangan pasar syariah di Indonesia melalui kolaborasi dengan regulator dan pelaku industri keuangan syariah.
“Banyak pelaku usaha dan institusi mencari instrumen lindung nilai yang tidak hanya selaras dengan prinsip bisnis beretika, tetapi juga memberikan efisiensi biaya dan perlindungan risiko nilai tukar,” kata Romy dalam keterangannya, Kamis (19/6/2025).
Untuk memperkuat diskusi teknis, forum menghadirkan Associate Director Structuring Global Markets Islamic Maybank Group, Raiyana Abdul Rahim. Ia membagikan wawasan mengenai implementasi produk seperti repo syariah, hedging syariah, Islamic Profit Rate Swap (IPRS), serta reference rate yang berlaku di Kuala Lumpur.
“Lebih dari sekadar diskusi teknis, forum ini menjadi ruang kolaboratif yang mempertemukan regulator dan para pelaku industri perbankan syariah dan kami juga menghadirkan expertise dari Maybank Group untuk sharing knowledge,” kata Romy lagi.
Forum tersebut merupakan kelanjutan dari Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia pada Desember 2024. Dari diskusi itu terbentuk empat Working Group yang memiliki fokus teknis pada pengembangan produk dan infrastruktur pasar uang dan valas syariah.
Maybank Indonesia memastikan bahwa dukungan terhadap penguatan pasar uang syariah tidak berhenti pada forum saja. Ke depan, pihaknya akan terus mendukung implementasi produk syariah seperti repo syariah, IPRS, dan penggunaan reference rate pada sistem keuangan syariah di Indonesia.
(lam)