Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 30 Juli 2026
home global news detail berita

Kementerian Kebudayaan Gelar Konser Spesial Elvy Sukaesih, Ratu Dangdut Dapat Penghargaan Emas

tim langit 7 Sabtu, 28 Juni 2025 - 15:40 WIB
Kementerian Kebudayaan Gelar Konser Spesial Elvy Sukaesih, Ratu Dangdut Dapat Penghargaan Emas
LANGIT7.ID–Jakarta; Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia kembali menggelar konser musik bertajuk Harmoni Zaman, sebuah panggung apresiasi bagi musisi legendaris yang telah memberikan kontribusi besar bagi perjalanan musik Indonesia. Harmoni Zaman edisi spesial kali ini dipersembahkan khusus untuk Elvy Sukaesih, legendaris musik dangdut Indonesia, yang sekaligus bertepatan dengan perayaan hari ulang tahunnya yang ke-74. Pentas musik ini menjadi bentuk komitmen Kementerian Kebudayaan dalam memajukan budaya Indonesia, dalam hal ini musik dangdut.

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menyampaikan apresiasinya kepada Elvy Sukaesih yang pada usia 74 tahun masih menunjukkan kualitas suara yang prima. “Umi Elvy Sukaesih yang tadi kita dengar suara emasnya, meski usianya 74 tahun, tapi rasanya seperti 47 tahun,” ujar Menbud Fadli Zon. Dalam kesempatan tersebut, dikutip Sabtu (28/6/2025).

Menbud Fadli juga mengucapkan selamat ulang tahun kepada Elvy Sukaesih. Ia mendoakan agar Elvy senantiasa sehat, berumur panjang, diberkahi, dan terus berkarya untuk Indonesia.

Dipandu oleh Kiki Astrida dan Krisna Mukti sebagai pembawa acara, Harmoni Zaman Edisi Spesial: Elvy Sukaesih diisi dengan berbagai penampilan musik dan penayangan video refleksi perjalanan karir Elvy Sukaesih. Acara dibuka dengan penampilan spesial dari putri bungsu Elvy Sukaesih, Dhawiya Zaida, yang mempersembahkan lagu “Luka Tak Berdarah”.

Elvy Sukaesih dikenal sebagai salah satu pelopor dangdut di Indonesia. Sejak memulai kariernya di era 1970-an, pemilik nama asli Else Sukaesih ini telah menghasilkan ratusan lagu populer yang menjadi bagian dari perjalanan musik bangsa, seperti "Boneka dari India", "Mandi Madu", “Bisik-Bisik Tetangga”, dan "Gula-Gula". Suaranya yang khas dan penampilannya yang karismatik mengukuhkan dirinya sebagai "Ratu Dangdut" yang dicintai berbagai kalangan.

Tak hanya di dalam negeri, Elvy Sukaesih juga turut memperkenalkan musik dangdut ke kancah internasional, khususnya di Negeri Sakura. Pengabdiannya dalam dunia musik menjadikan Elvy sebagai sosok yang berjasa dalam mengembangkan budaya Indonesia melalui dangdut. Menbud Fadli menyebut Elvy Sukaesih sebagai aset nasional yang sangat berharga dan telah menginspirasi banyak penyanyi lintas generasi.

Dalam sambutannya, Menbud Fadli menegaskan bahwa kehadiran Kementerian Kebudayaan bertujuan untuk memajukan kebudayaan nasional Indonesia, sebagaimana amanat konstitusi. Ia mengutip Pasal 32 Ayat 1 UUD 1945 yang menyatakan bahwa negara berkewajiban memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia, dengan menjamin masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budaya. Ia menambahkan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah menunjukkan komitmen nyata dalam memajukan kebudayaan dengan membentuk Kementerian Kebudayaan, yang untuk pertama kalinya berdiri dalam 79 tahun sejarah Indonesia.

“Kami berharap, dengan adanya Kementerian Kebudayaan, seni dan budaya kita semakin semarak dan maju. Salah satunya adalah dengan mengapresiasi para seniman dan budayawan,” ujar Menbud Fadli.

Menurut Menbud Fadli, musik dangdut merupakan bagian penting dari budaya populer Indonesia yang berpotensi besar untuk diterima di kancah internasional. Menbud Fadli menilai dangdut sebagai genre musik yang sangat dekat dengan masyarakat dan mudah diterima oleh dunia. Ia mencontohkan saat menghadiri Festival Film Cannes di Prancis, di mana musik dangdut yang ditampilkan dalam Indonesian Night mendapat sambutan meriah dari masyarakat internasional, meski mereka tidak memahami liriknya. “Dangdut adalah budaya asli Indonesia yang harus kita kembangkan. Musik ini sangat mudah diterima, beat-nya membuat banyak orang bergoyang,” ujarnya.

Menbud Fadli juga menginformasikan bahwa saat ini Kementerian Kebudayaan mengampu penyelenggaraan Anugerah Musik Indonesia (AMI) yang telah memiliki beberapa kategori, termasuk berbagai genre musik dangdut yang mendapatkan penghargaan. Hal ini merupakan bentuk nyata dari dukungan negara terhadap industri musik lokal.

Hadir dalam acara ini, beberapa artis, musisi, dan seniman senior, di antaranya Ahmad Dhani, Mulan Jameela, Fahri Hamzah, Neno Warisman, Mansyur S., Iis Dahlia, Ita Purnamasari, Adi Bing Slamet, Uci Bing Slamet, dan Ruben Onsu. Sementara itu, dari Kementerian Kebudayaan hadir Direktur Sarana dan Prasarana, Feri Arlius.

Mengakhiri sambutannya, Fadli Zon kembali mengucapkan selamat kepada Elvy Sukaesih atas dedikasi dan kontribusinya di dunia musik Indonesia, khususnya dangdut.

Dalam acara tersebut, Menteri Kebudayaan Fadli Zon juga secara langsung menyerahkan penghargaan berupa piringan emas dari Kementerian Kebudayaan kepada Elvy Sukaesih sebagai bentuk penghargaan atas karya dan dedikasinya di dunia musik Indonesia. Elvy Sukaesih dinilai sebagai Ratu Dangdut yang tetap eksis dan tidak lekang oleh waktu.

“Semoga ke depan, semakin banyak masyarakat—baik di dalam maupun luar negeri—yang mengapresiasi kekayaan budaya Indonesia, terutama musik dangdut,” tutup Menbud Fadli.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 30 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:03
Ashar
15:24
Maghrib
17:58
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan