LANGIT7.ID-, - Keluarga korban
Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya yang tenggelam malam tadi, menanti kabar pencarian. Hingga kini, Timsar gabungan telah menemukan 14 korban selamat dari total manifest sebanyak 53 penumpang dan 12 kru kapal.
Melansir dari berita foto Antara, keluarga korban selamat tampak menangis setelah mendengar saudara mereka selamat dari
tenggelamnya kapal feri tersebut.
Keluarga yang menanti kabar nasib korban telah mengerumuni posko pengaduan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur sejak dini hari tadi.
Tampak sebagian dari mereka melakukan panggilan video, kepada korban yang selamat.
Baca juga: Kapal Tunu Pratama Jaya Tenggelam di Selat Bali, Angkut Puluhan Penumpang dan 12 KruSebelumnya, Koordinator Pos SAR Banyuwangi Wahyu Setia Budi di Banyuwangi, Kamis dini hari mengatakan, Basarnas setempat berupaya melakukan pencarian puluhan orang penumpang KMP Tunu Pratama Jaya, sesaat setelah mendapatkan informasi tenggelamnya kapal feri di lintasan Ketapang-Gilimanuk itu.
Namun upaya tersebut terkendala cuaca dan ombak di Selat Bali yang mencapai sekitar 2,5 meter. "Sehingga menyulitkan tim SAR," ujar Wahyu melansir Antara.
Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya yang membawa sebanyak 53 orang penumpang, dan 12 kru kapal tenggelam di Selat Bali, pada Rabu (2/7) malam sekira pukul 23:35 WIB.
Kapal ferry tersebut bertolak dari Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi sekira pukul 22:56 WIB menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali. Kemudian kapal itu tenggelam sekira pukul 23:35 WIB, di lintasan Ketapang-Gilimanuk, sebelum sampai di Pelabuhan Gilimanuk.
(lsi)