LANGIT7.ID-, - Kapal Motor Penumpang (KMP)
Tunu Pratama Jaya yang membawa sebanyak 53 orang penumpang, dan 12 kru kapal tenggelam di Selat Bali, pada Rabu (2/7) malam sekira pukul 23:35 WIB.
Kapal feri tersebut bertolak dari Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi sekira pukul 22:56 WIB menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali. Kemudian kapal itu tenggelam sekira pukul 23:35 WIB, di lintasan Ketapang-Gilimanuk, sebelum sampai di Pelabuhan Gilimanuk.
Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) Banyuwangi, Jawa Timur, menerjunkan kapal RIB (Rigid Inflatable Boat) untuk melakukan pencarian korban.
Baca juga: Bakamla RI Evakuasi 12 Kru Kapal Terbakar di Perairan BantenKoordinator Pos SAR Banyuwangi Wahyu Setia Budi di Banyuwangi, Kamis dini hari, mengatakan, Basarnas setempat berupaya melakukan pencarian puluhan orang penumpang KMP Tunu Pratama Jaya sesaat setelah mendapatkan informasi tenggelamnya kapal feri di lintasan Ketapang-Gilimanuk itu.
"Namun sampai saat ini kami belum menemukan penumpang kapal, dan juga ada kendala cuaca dan ombak di Selat Bali, mencapai sekitar 2,5 meter, sehingga menyulitkan tim SAR," katanya melansir Antara.
Baca juga: Kementerian Kelautan dan Perikanan Tangkap Kapal Ikan Filipina di Laut SulawesiSelain Basarnas Banyuwangi menerjunkan kapal RIB untuk pencarian korban kapal tenggelam, Wahyu menyampaikan dari pihak Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) juga turut menerjunkan kapal untuk melakukan pencarian.
Ia menyebutkan, data jumlah penumpang atau manifest KMP Tunu Pratama Jaya mengangkut sebanyak 53 orang penumpang 12 orang kru kapal dan 22 unit kendaraan.
(lsi)