LANGIT7.ID, Jakarta - Guru merupakan profesi yang tak bisa tergantikan sampai kapanpun. Guru tak sekadar melakukan transfer pengetahuan (transfer of knowledge), tapi juga membentuk karakter siswa. Maka dari itu, guru harus menguasai lima terasi untuk dapat bertahan di era digital.
“Ada lima penguatan literasi yang menjadi keniscayaan dan urgen untuk dikuasai guru madrasah di era digital saat ini,” kata Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kemenag, M. Zain, dikutip lama Kemenag, Ahad (3/10/2021).
Lima literasi itu adalah literasi membaca, menulis, numerasi, sains, dan sosial budaya. Zain menyebut literasi sains sangat penting dikuasai agar guru bisa merebut kunci-kunci peradaban di masa mendatang.
Tak hanya itu, Zain meminta guru selalu menyertakan hati dalam melaksanakan kegiatan belajar-mengajar. Ini menjadi satu kunci robot tak bisa menggantikan profesi guru, karena teknologi tak menggunakan perasaan.
Selain membentuk karakter baik, guru juga harus membuat siswa ketagihan belajar. Guru hebat (amazing teacher) juga harus pandai bercerita (storyteller) dan berempati kepada siswa serta mendidik dengan penuh cinta atau welas asih (compassionate).
“Siswa harus disentuh semua potensi kecerdasannya termasuk estetika atau seni. Karena dengan seni hidup jadi indah,” kata Zain.
(jqf)