Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 25 Mei 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Kemendikdasmen Tekankan Penguatan Literasi untuk Cetak SDM Unggul di Industri Pangan

lusi mahgriefie Kamis, 11 September 2025 - 11:07 WIB
Kemendikdasmen Tekankan Penguatan Literasi untuk Cetak SDM Unggul di Industri Pangan
Pentingnya keselarasan materi literasi dan kemampuan berliterasi di sekolah. Sumber: kemendikdasmen
LANGIT7.ID-, Blitar - Literasi merupakan pintu pertama untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul. Tanpa kemampuan membaca, memahami, mengolah, dan menggunakan pengetahuan, bangsa ini akan sulit melangkah jauh.

Demikian ditegaskan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Hafidz Muksin, di Blitar, Jawa Timur, dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (11/9/2025).

Lebih lanjut, Hafidz menegaskan bahwa tujuan pembangunan nasional yang telah ditetapkan dalam Pembukaan UUD 1945 yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

"Untuk itu, Badan Bahasa terus berupaya meningkatkan kualitas SDM melalui penguatan literasi yang tidak hanya berhenti pada kemampuan membaca, tetapi menjadi landasan bagi setiap proses pembelajaran, keterampilan kerja, hingga meningkatkan daya saing bangsa," tuturnya.

Sekretaris Badan Bahasa, Ganjar Harimansyah, menyebut kunjungan ke PT Jatinom Indah Group membuka wawasan penting tentang pentingnya keselarasan materi literasi dan kemampuan berliterasi di sekolah.

"Hal ini menegaskan bahwa literasi bukan hanya soal ketersediaan buku atau panduan, melainkan juga soal budaya membaca kritis, komitmen menyelesaikan bacaan, serta kemampuan mentransformasikan isi panduan ke dalam praktik nyata pembelajaran," ujarnya.

Ganjar menjelaskan, pembelajaran tidak boleh hanya menekankan teori, melainkan harus memadukan bacaan, praktik, dan keterampilan manajerial. Menurutnya, literasi bukan sekadar membaca teks, tetapi juga memahami alur produksi, komunikasi, pengambilan keputusan, hingga pemahaman rantai pasok. Tanpa literasi yang kuat, pembelajaran mendalam seperti itu tidak akan tercapai.

Baca juga: Bersama Masjid Istiqlal, Bank Muamalat Mantapkan Langkah Majukan Literasi Syariah Nasional

Praktik baik yang telah dilakukan PT Jatinom Indah Group dalam membangun sistem pembelajaran berbasis pengalaman lapangan, penerapan teknologi modern, serta manajemen produksi yang langsung dapat diadaptasi untuk penguatan kompetensi SDM unggul.

Oleh karena itu, kolaborasi dengan dunia industri seperti PT Jatinom perlu terus diperkuat, agar literasi tidak berhenti di tataran teks, melainkan menjadi kompetensi produktif yang melahirkan SDM unggul dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Bicara tentang kebutuhan penguasaan literasi di dunia vokasi, Direktur Utama PT Jatinom Indah Agri, Hidayatur Rahman, menegaskan peran dan fungsi literasi yang menjembatani dalam penyusunan kurikulum di sekolah yang relevan dengan industri.

"Industri peternakan, misalnya, membutuhkan tenaga kerja siap pakai sekaligus pekerja dengan kemampuan literasi, analisis, dan komunikasi yang baik," ujar dia.

Baca juga: Tingkatkan Budaya Baca, ITS Berangkatkan KKN Tematik Literasi

(lsi)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 25 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)