Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 31 Mei 2026
home lifestyle muslim detail berita

Aliansi Musisi Pro Palestina Protes Intimidasi di Dunia Musik dan Hukum

esti setiyowati Selasa, 22 Juli 2025 - 14:46 WIB
Aliansi Musisi Pro Palestina Protes Intimidasi di Dunia Musik dan Hukum
Massive Attack mengumumkan pembentukan aliansi musisi pro Palestina yang menentang intimidasi dalam industri musik. Foto: Massive Attack.ie
LANGIT7.ID-, - Band kolektif trip hop asal Inggris, Massive Attack mengumumkan pembentukan aliansi musisi pro Palestina yang menentang intimidasi dalam industri musik.

Lewat media sosila, Massive Attack mengeluarkan pernyataan protes terhadap upaya penyensoran para artis yang memprotes perang Israel di Gaza.

"Keadaan di Gaza telah berubah tak terlukiskan. Kami menulis sebagai seniman yang memilih menggunakan platform publik kami untuk menyuarakan penolakan terhadap genosida yang terjadi di sana & peran Pemerintah Inggris dalam memfasilitasinya." kata Massive Attack di akun Instagram @massiveattackofficial, dilihat Selasa (22/7/2025).

Baca juga: Pemain Opera Kibarkan Bendera Palestina di Panggung Royal Opera House

Aliansi musisi tersebut juga mengungkapkan telah menjadi sasaran intimidasi, baik secara industri dan hukum termasuk tekanan dari UK Lawyers For Israel.

"Atas dasar ungkapan hati nurani kami, kami telah menjadi sasaran berbagai intimidasi dari dalam industri kami (baik secara langsung maupun rekaman) dan secara hukum melalui badan-badan terorganisir seperti UK Lawyers For Israel; yang berbagai aktivitasnya akhirnya terungkap dalam sebuah film dokumenter baru yang ditayangkan tadi malam oleh kolektif Led By Donkeys." lanjutnya.

Sebagai informasi, Led by Donkeys merupakan kelompok anti-Brexit yang dibentuk pada 2018.

Film dokumenter yang perdana ditayangkan itu mengangkat tentang UK Lawyers For Israel (UKLFI) dan usahanya membungkam duo punk rap Bob Vylan, terang-terangan memberi dukungan untuk Palestina ketika tampil di festival musik Glastonbury.

UKLFI bahkan mengklaim bertanggung jawab atas pencabutan nama Bob Vylan dari beberapa daftar festival di Inggris, serta atas tindakan terhadap Kneecap.

Dalam pernyataan yang dirilis Massive Attack, band tersebut mengatakan:

"Setelah berhasil bertahan dari kampanye penyensoran ini, kami tidak akan tinggal diam dan membiarkan artis lain – terutama mereka yang berada di tahap awal karier atau berada di posisi rentan lainnya – diancam untuk bungkam atau dibatalkan kariernya. Dengan semangat ini, kami mendorong para artis yang ditempatkan di posisi ini, atau mereka yang sekarang ingin menggunakan platform mereka untuk berbicara tentang Palestina, tetapi khawatir tentang dampak industri atau hukum, untuk menghubungi kami."

Baca juga: Huda Beauty x Saint Levant Kolaborasi Lip Oil Dukung Palestina

Dalam unggahan tersebut, Massive Attack juga menyertakan daftar tuntutan kolektif dari para musisi yang mendukung.

Para musisi menuntut segera dibuka akses ke Gaza untuk penyaluran bantuan dari badan-badan internasional, tanpa ancaman militer.

Selain itu, mereka juga mendesak agar berhenti menargetkan tenaga medis dan bantuan yang masuk, mengakhiri lisensi senjata Inggris ke Israel, menuntut gencatan senjata permanen hingga memberi kemerdekaan untuk Palestina.

“Akses segera dan tanpa hambatan ke Gaza bagi badan-badan bantuan internasional yang diakui tanpa ancaman militer; pengakhiran penargetan yang brutal terhadap tenaga medis & bantuan; pengakhiran penjualan/lisensi senjata Inggris ke Israel; gencatan senjata segera & permanen; Palestina yang merdeka." demikian tuntunan aliansi musisi tersebut.

Seniman yang telah menyatakan dukungan mereka terhadap aliansi ini antara lain Kneecap, Fontaines D.C., dan Brian Eno.

"Akhiri ancaman dan penyensoran terhadap seniman yang menyuarakan penolakan terhadap genosida di Palestina. Bicaralah. Berdirilah. Kita adalah mayoritas." kata Kneecap dalam akun media sosialnya.

Pada April lalu, Massive Attack menyatakan mendukung Kneecap, menyusul berita bahwa trio rap Irlandia tersebut sedang diselidiki oleh polisi antiterorisme di Inggris.

Baca juga: Vokal Bela Palestina, Akun Instagram Tere Pardede Ditangguhkan META

Band ini juga bergabung dengan Dua Lipa, aktor Benedict Cumberbatch, dan mantan pesepakbola sekaligus aktor Gary Lineker – di antara nama-nama besar lainnya – dalam menulis surat untuk mendesak Perdana Menteri Keir Starmer agar "mengakhiri keterlibatan Inggris" di Gaza.

Surat tersebut menuntut agar semua penjualan senjata Inggris ke Israel segera ditangguhkan dan agar pemerintah berkomitmen untuk mengupayakan gencatan senjata demi anak-anak Gaza.

Sebelumnya, Massive Attack bekerja sama dengan Fontaines D.C. dan Young Fathers dalam sebuah singel amal untuk Gaza pada 2023 lalu.

Seluruh keuntungan dari singel tersebut disumbangkan ke badan amal Médecins Sans Frontières/Doctors Without Borders untuk membantu operasi darurat di Gaza dan Tepi Barat. (*es/euronews).

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 31 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)