Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 23 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Batik Rifaiyah, Batik Karya Santri Jawa Tengah yang Mendunia

Muhajirin Senin, 04 Oktober 2021 - 10:34 WIB
Batik Rifaiyah, Batik Karya Santri Jawa Tengah yang Mendunia
Proses membatik batik rifaiyah (foto: MC Batang Jateng)
LANGIT7.ID, Batang - Batik Rifaiyah merupakan batik karya santri yang kini menembus kancah internasional. Batik merupakan kebanggaan masyarakat Indonesia, terlebih UNESCO telah menetapkan busana bermotif batik itu sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan nonbendawi pada 2 Oktober 2009.

Batik Rifaiyah yang menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia itu berasal dari Desa Kalipucang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Mulai pembuatan hingga motif sarat akan makna keagamaan. Dinamakan Batik Rifaiyah karena para pembatik merupakan santri dari Syekh Ahmad Rifai.

Batik Rifaiyah punya beragam corak dan motif yang dihasilkan. Ada jenis Batik Tiga Negeri yakni Lancur, Gemblong Sak Iris, Kotak Kitir, Ila Ili. Ada pula Bang Biron seperti Pelo Ati, Nyak Pratin, Gendakan dan Liris. Para peminatnya tidak hanya dari lokal dan nasional saja, namun hingga ke kancah internasional melalui wisatawan yang datang langsung ke griya batik.

“Tak hanya pecinta batik dalam negeri, sejumlah wisatawan mancanegara pun menaruh perhatian istimewa pada motif-motifnya antara lain dari Jerman, Amerika Serikat, Singapura, Jepang, Thailand, Korea dan masih banyak lagi,” kata Pembatik Rifaiyah, Miftakhutin , dikutip dari laman MC Batang, Jateng, Senin (4/10/2021).

Batik-batik itu dijual mulai dari Rp500 ribu hingga termahal Rp3,5 juta. Pembatik di Desa Kalipucang Wetan sampai saat ini berjumlah 100 orang. Mereka terdiri dari usia 25-70 tahun. Mayoritas pembatik berusia senja, karena jumlah pembatik muda hanya sebanyak 10 orang.

“Untuk regenerasi sejak dini, diperlukan pelatihan khusus mulai dari pihak sekolah yang memasukkan pelajaran membatik ke dalam muatan lokal,” tutur dia.

Miftakhutin, dari Desa Kalipucang Wetan, mengaku sangat termotivasi untuk menghasilkan karya-karya unik lainnya. “Mempertahankan budaya yang telah diwariskan oleh para pendahulu, menjadi tugas penting bagi generasi muda, supaya tidak hilang dan tetap lestari hingga anak cucu pada masa depan,” ujar dia.

Dia menyebut generasi milenial lebih tertarik dan bangga untuk menjadi marketing untuk memasarkan produk asli Desa Kalipucang.

Pada saat Covid-19 mewabah di Tanah Air, para pembatik ini sedikit mengalami kesulitan untuk memasarkan kepada konsumen. Namun, mereka tertolong dengan konsumen dari berbagai instansi Pemerintah Kabupaten Batang yang masih setia dengan Batik Rifaiyah.

“Proses produksi tetap stabil, hanya penjualan yang mengalami penurunan hingga 50 persen. Semula tiap pekannya bisa menjual lebih dari 25 buah, tapi semenjak ada Covid-19 hanya mampu menjual 5-10 buah,” ucap dia.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 23 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:52
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)