LANGIT7.ID-Riyadh; Layanan pengiriman makanan menggunakan robot telah diluncurkan pertama kali di Arab Saudi di Area Bisnis ROSHN Front, Riyadh.
Layanan ini merupakan hasil kerja sama antara pengembang perumahan ROSHN Group dan aplikasi pengiriman Jahez, dengan tujuan mengurangi waktu pengiriman sekaligus menekan emisi karbon. Layanan ini telah mendapatkan lisensi dari Otoritas Umum Transportasi Kerajaan.
Jayesh Maganlal, Kepala Petugas Informasi dan Digital ROSHN Group, mengatakan kepada Arab News bahwa peluncuran ini sejalan dengan strategi perusahaan dalam hal "ekspansi, inovasi, dan keberlanjutan."
Mohammed Al-Barrak, Kepala Petugas Teknologi Jahez, menyatakan: "Kami senang bisa secara resmi meluncurkan layanan pengiriman otonom bersama ROSHN, karena kami adalah perusahaan pertama yang mendapatkan lisensi dari program *sandbox* regulasi Otoritas Umum Transportasi."
Pada tahap awal, lima robot otonom akan beroperasi di Area Bisnis ROSHN Front selama jam kerja, sebagai bagian dari inisiatif uji coba pengiriman otonom secara lebih luas.
Maganlal menjelaskan: "Saat ini, robot beroperasi di kawasan bisnis ROSHN Front. Ekspansi berikutnya akan mencakup area mal ROSHN Front, lalu kami akan memperluasnya ke komunitas-komunitas di bawah ROSHN Group."
Kelima robot otonom ini mulai beroperasi minggu ini, mengantarkan pesanan makanan dari restoran terdekat antara pukul 09.00 hingga 17.00.
Setiap robot dilengkapi dengan lebih dari 20 sensor dan enam kamera untuk memastikan navigasi yang aman dan presisi. Mereka beroperasi menggunakan GPS dengan sistem pendingin tambahan yang dirancang khusus untuk iklim Arab Saudi.
Al-Barrak menyebutkan bahwa robot ini dapat menangani sebagian besar tugas tanpa campur tangan manusia.
Ketika ditanya bagaimana robot bisa beroperasi di jalur pejalan kaki yang ramai, para insinyur Jahez menjelaskan bahwa robot dapat berkomunikasi dengan pejalan kaki melalui pesan seperti "Saya butuh bantuan" dan "Halo."
Robot ini juga dilengkapi suspensi yang memungkinkannya melewati jalanan tidak rata.
Maganlal menekankan rencana ekspansi dan menambahkan: "Kami juga ingin membawa layanan ini lebih dekat kepada pelanggan dan warga di komunitas kami, agar mereka bisa merasakan pengalaman yang sama."
Ini bukan kali pertama Jahez bekerja dengan teknologi pengiriman otonom. Di sela-sela acara LEAP 2024 Exhibition, Jahez mengumumkan bahwa 10 kendaraan self-driving akan digunakan untuk mengantarkan pesanan.
Al-Barrak mengatakan kepada Arab News: "Bagian dari strategi kami adalah selalu mengoptimalkan otomatisasi, dan ini adalah salah satu bentuknya. Untuk berinovasi, kami memilih fokus pada pilar utama kami, yaitu logistik."
"Jadi, kami memutuskan untuk menggunakan pengiriman otonom. Ini adalah salah satu dari banyak teknologi masa depan yang akan membantu otomatisasi pengiriman, khususnya di kawasan perumahan tertutup."
ROSHN Group menyatakan bahwa robot ini beroperasi dalam kerangka mobilitas hijau, berkontribusi pada pengurangan emisi karbon, mengurangi ketergantungan pada kendaraan tradisional, meredakan kemacetan, dan meningkatkan kualitas udara di lingkungan perkotaan.(*/saf/arabnews)
(lam)