LANGIT7.ID-Cincinnati; Jannik Sinner, pemain nomor satu dunia, lolos ke perempat final Masters 1000 ke-16 dalam kariernya dan yang kedua berturut-turut di Cincinnati.
Juara bertahan ini mengalahkan veteran Adrian Mannarino dengan skor 6-4, 7-6 dalam waktu 1 jam 48 menit di babak keempat.
Mannarino, petenis asal Prancis itu tampil tangguh dan memberikan perlawanan sengit kepada pemain terbaik dunia di permukaan favoritnya. Sinner memenangkan set pertama dengan satu break, sebelum hujan menghentikan pertandingan di awal set kedua.
Setelah kembali ke lapangan, keduanya saling mematahkan servis di skor 5-5, memaksa tiebreak. Sinner, yang lebih diunggulkan, memenangkannya dengan satu mini-break, sehingga terhindar dari pertarungan yang lebih panjang.
Kemenangan ini menjadi kemenangan ke-24 Sinner secara beruntun di lapangan keras, memperpanjang rekor impresifnya di permukaan yang paling umum ini. Petenis Italia itu mendominasi dengan servis pertamanya, memenangkan 31 dari 32 poin saat servisnya masuk.
Meski sempat kehilangan servis saat hendak menutup pertandingan di game ke-12 set kedua, Sinner tetap menjaga tekanan. Mannarino, yang bermain kidal, menyelamatkan tujuh dari sembilan break point yang dihadapi, tetapi upayanya tidak cukup untuk memperpanjang duel.
Sinner unggul dalam rally baseline dengan rasio 25-29 pemenangan. Sementara itu, Mannarino cukup seimbang dalam service winner dan sedikit lebih baik di net. Di set pertama, Sinner tampil solid dengan lima kali mempertahankan servis dengan nyaman.
Juara bertahan itu meraih break di game ketiga dan sempat menciptakan peluang break lagi di skor 4-2. Mannarino berhasil menyelamatkannya, tetapi Sinner tetap menutup set pertama dengan servisnya di skor 5-4.
Penundaan akibat hujan tidak mengganggu konsentrasi keduanya di set kedua, di mana mereka sama-sama mempertahankan servis dengan baik selama sepuluh game. Sinner akhirnya memanfaatkan return di skor 5-5 dan meraih break untuk unggul.
Namun, Mannarino langsung membalas break di game berikutnya dan memaksa tiebreak setelah memenangkan poin dengan return forehand. Di tiebreak, Sinner memenangkan seluruh enam poin saat ia servis dan meraih mini-break krusial di poin kedelapan yang membawanya menuju kemenangan.
Sementara itu, Carlos Alcaraz; petenis Spanyol peringkat dua dunia, berhasil melaju ke perempat final ATP Cincinnati 2025 setelah mengalahkan Luca Nardi dengan skor 6-1 dan 6-4 dalam waktu 1 jam 20 menit. Setelah menguasai set pertama dengan nyaman, Alcaraz sempat mendapat tekanan dari pemain Italia itu di set kedua, tetapi berhasil merespons dengan solid untuk memastikan kemenangan dalam dua set.
Awal Pertandingan yang Hampir SempurnaAlcaraz langsung tampil dominan sejak awal laga, menekan Nardi dengan permainan agresif. Rasanya seperti pertandingan satu arah, meski sempat ada momen keraguan dari petenis Spanyol itu. Namun, ia dengan cepat mengembalikan fokus dan merebut set pertama dalam waktu kurang dari setengah jam.
Nardi kesulitan mempertahankan servisnya, sementara Alcaraz terus menekan dengan return dan groundstroke yang bertenaga. Tren serupa berlanjut di set kedua, di mana Alcaraz tetap konsisten memaksa Nardi bermain di bawah tekanan.
Peningkatan Permainan NardiMeski sempat tertinggal, Nardi perlahan menemukan ritmenya. Ia mulai memperbaiki servis dan return-nya, menempatkan bola dalam dan mengganggu permainan Alcaraz. Beberapa kali, ia bahkan sempat unggul di set kedua berkat pukulan silang presisi yang nyaris menyentuh garis.
Namun, kebangkitan Nardi tidak bertahan lama. Alcaraz, yang terus mengandalkan forehand bertenaga dan pergerakan cepat, berhasil mematahkan servis lawannya di momen krusial. Meski Nardi masih berusaha melawan, Alcaraz menutup pertandingan dengan gaya—melalui servis-and-volley yang sempurna—untuk mengamankan tiket ke perempat final.
Kemenangan ini semakin mengukuhkan posisi Alcaraz sebagai salah satu favorit di turnamen ini. Ia kini bersiap menghadapi tantangan berikutnya di Cincinnati.
(*/saf/Tennisworldusa/puntodebreak)
(lam)