LANGIT7.ID-, Dubai -
Qatar dikabarkan telah mengambil langkah untuk
memblokir platform gim populer,
Roblox. Menurut Peninsula Qatar, alasan pemblokiran gim tersebut dilatari kekhawatiran atas keselamatan anak-anak.
Terlebih belakangan pengguna media sosial mendesak pihak berwenang untuk bertindak atas kekhawatiran para orang terhadap
gim Roblox.Baca juga: Menteri Dikdasmen Abdul Mu'ti Larang Anak Main Roblox, Ini Dia AlasannyaMeski hingga saat ini gim tersebut masih bisa diunduh dari Apple Store dan Google Play, namun pemain tidak dapat beranjak dari layar beranda yang muncul pesan "Tidak Ada Jaringan".
Sementara, versi web gim tersebut juga menampilkan pesan kesalahan, "Situs ini tidak dapat dijangkau."
Dilansir Gulf News, Jumat (15/8/2025), Ooni, sebuah proyek perangkat lunak nirlaba gratis yang melacak sensor internet, melaporkan "anomali akses" yang memengaruhi
Roblox di Qatar pada Rabu, 13 Agustus 2025 pukul 07.32 pagi.
Pemerintah Qatar belum mengeluarkan pernyataan resmi yang mengonfirmasi larangan tersebut.
Baca juga: Larangan Anak-anak Bermain Roblox Tersirat dalam PP No.17/2025 Tentang TunasRoblox adalah gim yang memungkinkan pengguna untuk menciptakan dan menjelajahi dunia virtual. Gim ini telah lama dikritik oleh orang tua dan advokat keamanan daring karena memaparkan anak-anak pada konten yang tidak pantas dan potensi eksploitasi.
Sejumlah negara, seperti China, Turki, dan Oman, telah memblokir akses ke platform tersebut.
(est)