Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 01 Mei 2026
home lifestyle muslim detail berita

Capai Kemerdekaan Finansial saat Lansia, Pakar Keuangan Berikan Tips Jitu

esti setiyowati Jum'at, 15 Agustus 2025 - 21:06 WIB
Capai Kemerdekaan Finansial saat Lansia, Pakar Keuangan Berikan Tips Jitu
Capai Kemerdekaan Finansial saat Lansia, Pakar Keuangan Berikan Tips Jitu. Foto: Oexels/Daris Ardiansyah.
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Di masa kini, pengertian kemerdekaan tak lagi sebatas kemenangan rakyat Indonesa dari penjajahan yang panjang. Salah satu bentuk kemerdekaan yang tak kalah penting adalah financial freedom.

Pada era modern saat ini tidak sedikit rakyat Indonesia yang masih berjuang di medan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidup yang layak, tekanan utang, dan kekhawatiran masa depan.

Pakar keuangan tersertifikasi, Annisa Steviani, kemerdekaan finansial adalah saat seseorang memiliki kebebasan dalam memilih gaya hidup yang diharapkan, misalnya bebas dari utang, punya tempat tinggal menetap, punya dana darurat, punya asuransi, bisa hidup tanpa bekerja, sehat secara fisik, mental, dan finansial.

Baca juga: Financial Freedom Bisa Diraih dengan Berpikir Positif

Menurut Annisa, ada tiga komponen yang harus dipenuhi untuk mencapai kemerdekaan finansial.

"Pertama adalah aset yang dikumpulkan dan diinvestasikan di usia produktif. Kedua, pendapatan pasif yang dihasilkan dari investasi dan digunakan di masa pensiun, dan yang ketiga dan paling penting adalah asuransi yang akan memberikan perlindungan untuk aset yang dimiliki," kata Annisa Steviani di acara Ngobrol Bareng Allianz Citizen (NgobrAZ) bertajuk “Financial Independence at 50: Real Life or Fantasy”.

Annisa mengatakan, untuk memenuhi ketiga komponen penting ini, tahapan pengelolaan keuangan yang tepat dapat dimulai dari memenuhi kebutuhan dasar termasuk persiapan asuransi dan dana darurat, manajemen hutang, membangun aset, dan menjaga harta untuk diwariskan nantinya.

"Ini adalah beberapa tahapan penting dalam menjaga stabilitas keuangan sesuai kebutuhan dan mencapai kemerdekaan finansial," tambahnya.

Beberapa langkah persiapan dan pengelolaan finansial yang harus dilakukan sesuai dengan siklus hidup dan keuangan manusia, dimulai dari:

Baca juga: 4 Cara Mencapai Financial Freedom, Tak Dilihat dari Pemasukan

1. Usia Produktif (20-50 tahun)

Pengeluaran bulanan maupun tahunan harus dirincikan dan dibagi sesuai dengan skala prioritas dan skema pembayaran yang telah dipilih.

Selain memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, pastikan cash flow yang positif dan penghasilan dialokasikan untuk dana darurat, dana pendidikan anak, dana pensiun, asuransi dari kantor/perusahaan, dan belajar berinvestasi dan berbisnis yang dapat menjadi peluang tambahan penghasilan dan passive income di masa pensiun nanti.

Belajar berinvestasi pada instrumen yang dapat memberikan return. Misanya: deposito dengan bunga investasi sekitar 4 persen per tahun dan SBN dengan bunga investasi 6 persen per tahun.

"Dengan berinvestasi, kamu sedang membangun aset yang dapat mendukung kemerdekaan finansial di masa depan," katanya.

2. Usia Jelang Pensiun (50-58 tahun)

Dengan persiapan tabungan dan investasi yang telah disisihkan secara disiplin di masa produktif, kondisi finansial akan lebih stabil di usia jelang pensiun. Namun, penghasilan masih tetap harus disisihkan untuk dana pensiun.

Baca juga: Masyarakat Makin Cerdas Finansial, Pembiayaan Emas BCA Syariah Melesat 198,6 Persen

Selain itu proteksi seperti asuransi kesehatan masa tua dapat menjaga kestabilan finansial di tengah risiko penyakit yang semakin meningkat di rentang usia ini.

Di usia ini, kamu juga dapat menyiapkan perlindungan seperti asuransi jiwa sebagai persiapan warisan.

3. Usia Pensiun (>60 tahun)

Di masa ini, semua tabungan dan hasil investasi sudah dapat dirasakan. Kamu juga dapat menghidupi diri dari passive income.

Penghasilanmu di masa pensiun misalnya dapat diterima dari usaha properti seperti rumah kontrakan, kost-kostan, kios di pasar/ruko, usaha yang sudah berjalan dan bukan baru dirintis, serta deposito, Surat Berharga Negara, dan DPLK.

Pada periode usia pensiun, kamu juga sudah mulai merencanakan pembagian warisan bagi anak-anakmu.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 01 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:50
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)