LANGIT7.ID-Jakarta; PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menegaskan langkah besar dalam industri perbankan syariah lewat proses spin-off BTN Syariah menjadi Bank Umum Syariah (BUS) dengan nama baru Bank Syariah Nasional (BSN).
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menyampaikan, “BTN Syariah memasuki babak baru dengan spin-off dan perubahan nama menjadi Bank Syariah Nasional (BSN). Aksi korporasi ini akan menjadi milestone penting bagi industri perbankan syariah Indonesia dengan dukungan penuh dari pemegang saham, regulator, dan masyarakat,” ujar dia dalam keterangannya, dikutip Senin (1/9/2025).
Kinerja BTN Syariah sendiri menunjukkan pertumbuhan solid pada semester I-2025. Total aset mencapai Rp65,56 triliun atau naik 18,0 persen year-on-year (yoy). Pembiayaan tumbuh 17,0 persen yoy menjadi Rp48,46 triliun, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) melonjak 19,8 persen yoy menjadi Rp55,23 triliun. Laba bersih BTN Syariah pun tercatat Rp401 miliar, meningkat 8,3 persen yoy.
Di level induk usaha, BTN secara keseluruhan juga menorehkan kinerja positif sepanjang paruh pertama 2025. Total aset bank naik 6,4 persen yoy menjadi Rp484,96 triliun. Sementara itu, kredit sektor perumahan masih mendominasi dengan nilai Rp317,77 triliun dari total kredit Rp376,11 triliun, tumbuh 6,8 persen yoy.
Pencapaian BTN Syariah di tengah proses spin-off ini memperlihatkan potensi besar bank syariah ke depan. Dengan dukungan strategi bisnis yang konsisten, BTN optimistis mampu memperkuat daya saing industri perbankan sekaligus mendukung pembangunan sektor keuangan syariah nasional.
(lam)