Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 22 Juni 2026
home sports detail berita

Petenis Indonesia Janice Tjen Bikin Sejarah Baru: Lolos Final Sao Paulo Bertemu Rajaonah Asal Perancis

sururi al faruq Ahad, 14 September 2025 - 07:46 WIB
Petenis Indonesia Janice Tjen Bikin Sejarah Baru: Lolos Final Sao Paulo Bertemu Rajaonah Asal Perancis
LANGIT7.ID-Sao Paulo; Petenis Indonesia Janice Tjen bikin sejarah baru. Ia membuat gebrakan hinggal lolos final WTA pertamanya di Sao Paulo, Brazil.

Kisah sukses Janice Tjen ini bisa membuat Indonesia namanya terangkat di dunia tenis, seiring Indonesia yang memiliki Presiden Baru, Prabowo Subiyanto namanya kini juga diperhitungkan para pemimpin dunia karena posisi Indonesia yang strategis di bidang ekonomi naupun politik.

Janice Tjen kini tinggal selangkah bisa membuktikan menjadi petenis Indonesia yang terbaik ketika di final nanti benar benar juara.

Janice Tjen, sebelum tiba di New York bulan lalu untuk babak kualifikasi AS Terbuka, Janice Tjen telah memenangkan 45 dari 50 pertandingan profesional terakhirnya.

Dalam rentang itu, ia mencapai sembilan final ITF, memenangkan enam di antaranya, dan naik lebih dari 200 peringkat — dari posisi 371 ke 149.

Namun, bahkan setelah meledak di panggung tenis US Open dengan kemenangan di babak pertama atas petenis Rusia urutan 24 dunia, Veronika Kudermetova dalam debutnya di Grand Slam dan turnamen WTA, pertanyaan tetap mengemuka tentang bagaimana ia akan beradaptasi dengan kehidupan di tur utama.
Pertanyaan-pertanyaan itu kini telah terjawab.

Tjen, petenis Indonesia itu kini mengalahkan Francesca Jones 7-6 (0), 6-3 dalam waktu 1 jam 32 menit pada hari Sabtu di São Paulo untuk mencapai final WTA pertamanya.

"Ini spesial," kata Tjen setelah pertandingan. "Ini adalah turnamen WTA pertamaku di luar Grand Slam, dan mampu mencapai final adalah sebuah bonus. Tapi pada akhirnya, ini hanya pertandingan lain jadi akan kulihat bagaimana performaku besok."

Dengan kemenangan ini, pemain berusia 23 tahun itu menjadi hanya orang Indonesia ketiga yang mencapai final WTA di era Open, mengikuti jejak Yayuk Basuki dan Angelique Widjaja.

Ini juga menjadi kemenangan ke-63 Tjen musim ini — dan yang ke-58 di lapangan keras.

Kunci kemenangannya? Servisnya yang jauh lebih baik. Tjen mengakhiri pertandingan dengan delapan ace, yang ia anggap berkat kerja keras yang telah ia lakukan di belakang layar.

"Aku dan pelatihku telah berlatih servis hampir setiap hari," kata Tjen. "Dan menyenangkan melihatnya sedikit demi sedikit membuahkan hasil."

Selain peningkatan jumlah ace, Tjen memenangkan sekitar 90% poin pada servis pertamanya dan bahkan lebih impressif lagi dengan 71% pada poin servis keduanya.

Meskipun angka-angka itu mungkin sulit untuk diulang di final hari Minggu, ia akan berusaha mencapainya ketika berhadapan dengan Tiantsoa Rakotomanga Rajaonah untuk memperebutkan gelar.
Mereka belum pernah saling berhadapan sepanjang karier mereka.

Rakotomanga Rajaonah Tunjukkan Kekuatannya di lapangan Keras (hard court).

Dikenal karena kehebatannya di tanah liat, fenomena Prancis Tiantsoa Rakotomanga Rajaonah membuktikan bahwa ia lebih dari sekadar spesialis lapangan tanah liat.

Pemain berusia 19 tahun itu mengalahkan Renata Zarazua 6-3, 6-2 dalam waktu 1 jam 20 menit pada hari Sabtu di Quadra Central Maria Esther Bueno untuk melaju ke final WTA pertamanya.

Kemenangannya — yang ketiga atas lawan asal Meksiko minggu ini — memastikan akan ada juara baru turnamen WTA di São Paulo.

"Aku berusaha untuk sangat agresif sambil juga sangat fokus pada apa yang aku lakukan," kata Rakotomanga Rajaonah setelah pertandingan. "Tidak ada tekanan, serang saja."

Ia mempraktikkan apa yang dikatakannya, bermain tanpa takut sejak awal. Ia menghantam 29 pemenang, sementara Zarazua hanya empat, dan setelah memecah servis untuk unggul 3-2 di set pertama, ia tidak memberi Zarazua harapan nyata untuk kembali ke dalam pertandingan.

Ia akan membutuhkan pendekatan yang sama melawan Tjen.

Terlepas dari hasilnya, minggu ini telah menjadi minggu terobosan bagi petenis Prancis itu, yang memasuki turnamen ini dengan catatan perempat final WTA 250 dan final W100 di resume-nya — tetapi sedikit kesuksesan di lapangan keras musim ini.

Bahkan, jika Rakotomanga Rajaonah menang hari Minggu, ini akan menjadi gelar pertamanya di lapangan keras di tingkat profesional mana pun.(*/saf/wtatennis)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 22 Juni 2026
Imsak
04:30
Shubuh
04:40
Dhuhur
11:58
Ashar
15:19
Maghrib
17:51
Isya
19:05
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan