LANGIT7.ID-Korea; Petenis cantik asal Inggris, Emma Raducanu, ternyata masih sulit bangkit untuk meningkatkan prestasinya.
Terbukti petenis cantik cepet tumbang di babak kedua Korea Open. Petenis yang selalu dirumorkan ada hubungan spesial dengan petenis no 1 dunia, Carlos Alcaraz tentu sangat menyesali peluang yang terlepas setelah kalah 4-6 7-6 (12-10) 6-1 dalam waktu 2 jam 52 menit oleh Krejcikova dari Cheko.
Raducanu sempat memimpin 4-1 dan unggul 5-3 di set kedua, di mana ia memiliki kesempatan untuk menutup pertandingan. Ia bahkan sempat memegang satu match point pada game tersebut.
Namun, Krejcikova berhasil mematahkan servis Raducanu dan memaksa tie-break — yang awalnya tampak dikuasai oleh Raducanu.
Setelah melesat ke unggulan 5-2, Raducanu mendapat dua match point pada servis Krejcikova, tetapi gagal memanfaatkannya. Petenis mantan peringkat dua dunia itu bertahan dengan kokoh dan memaksa set penentu.
Krejcikova, yang sekarang berada di peringkat 39 dunia, menyelamatkan dua break point di game ketiga set penentu sebelum kemudian memenangkan lima game beruntun untuk mengamankan kemenangan.
Petenis asal Ceko itu akan berhadapan dengan petenis peringkat dua dunia asal Polandia, Iga Swiatek, di babak perempat final.
Juara bertahan Wimbledon dan unggulan teratas, Swiatek, menang dengan skor 6-3 6-2 atas petenis Rumania, Sorana Cirstea, pada Kamis siang.
Raducanu mengundurkan diri dari tim Britania Raya untuk Final Piala Billie Jean King agar bisa berpartisipasi di Korea Terbuka.
Petenis berusia 22 tahun yang saat ini berada di peringkat 33 dunia itu mencapai perempat final di Seoul pada tahun 2024 dan tidak memiliki poin ranking lagi yang harus dipertahankan hingga akhir tahun.
Ia berharap dapat naik ranking hingga mencapai posisi yang membuatnya menjadi salah satu dari 32 unggulan di Australia Terbuka bulan Januari 2026.
Sementara Raducanu, juara AS Terbuka 2021, bertanding melawan Krejcikova di Seoul, Sonay Kartal dan Katie Boulter memimpin Britania Raya meraih kemenangan mudah atas Jepang di babak perempat final di Shenzhen, Tiongkok.(*/saf/bbc)
(lam)