Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 01 Mei 2026
home global news detail berita

Sekjen Kemenag Tekankan Peran Zakat dan Wakaf dalam Mewujudkan Kesejahteraan Umat di ISEF 2025

tim langit 7 Kamis, 09 Oktober 2025 - 15:11 WIB
Sekjen Kemenag Tekankan Peran Zakat dan Wakaf dalam Mewujudkan Kesejahteraan Umat di ISEF 2025
LANGIT7.ID–Jakarta; Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Kemenag) RI, Kamaruddin Amin, menilai bahwa Keuangan Sosial Islam memiliki kekuatan besar untuk menjawab tantangan kemiskinan dan pengangguran di Indonesia. Dalam pandangannya, jika potensi ekonomi umat ini digerakkan secara terstruktur, Indonesia memiliki peluang besar menuju masyarakat yang sejahtera tanpa ketimpangan.

Pernyataan tersebut disampaikan Kamaruddin Amin dalam sambutannya pada ajang Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025 yang digelar di JIExpo Convention Center, Rabu (8/10). Ia menekankan bahwa “mengentaskan kemiskinan merupakan kewajiban bagi setiap individu yang memiliki kemampuan. Hal itu bersifat personal, yakni fardhu ain sesuai kapasitas,” ujar dia dalam keterangannya.

Mendorong Gerakan Keuangan Sosial yang Terintegrasi

Menurut Kamaruddin, Indonesia memiliki modal spiritual dan sosial yang besar dalam bentuk sistem Keuangan Sosial Islam seperti zakat, infak, sedekah, dan wakaf. Namun, potensi besar ini belum dimanfaatkan secara maksimal untuk mengurangi kemiskinan. Ia menyebut, jika 87 persen penduduk Muslim Indonesia mengoptimalkan potensi tersebut, terutama dari kalangan kelas menengah yang kini mencapai hampir 100 juta orang, maka tidak akan ada lagi kaum mustadh’afin di negeri ini.

“Menurut ajaran agama, mengentaskan kemiskinan merupakan kewajiban bagi setiap individu yang memiliki kemampuan. Hal itu bersifat personal, yakni fardhu ain sesuai kapasitas,” tegas Sekjen Kemenag dalam sambutannya di hadapan peserta ISEF.

Gerakan Wakaf Uang Jadi Katalis Pemberdayaan

Kemenag kini tengah menggencarkan gerakan wakaf uang sebagai langkah konkret mendorong partisipasi publik. Kamaruddin optimistis, kontribusi kecil dari masyarakat mampu melahirkan dampak besar bila dilakukan secara masif dan berkelanjutan. Ia mencontohkan, iuran sebesar Rp10.000 per orang saja dapat mengakumulasi dana triliunan rupiah yang berpotensi menjadi sumber keberlanjutan ekonomi umat.

“Yang kita inginkan adalah kita membuat legacy, kita membangun amal jariyah kita bersama,” ujarnya. Ia juga menyerukan agar para ASN Kemenag menjadi pelopor dalam gerakan wakaf uang tersebut.

Wakaf Pendidikan Jadi Pondasi Sistemik

Lebih lanjut, Kamaruddin menegaskan bahwa wakaf dalam dunia pendidikan telah membuktikan peran vitalnya dalam membangun peradaban bangsa. Meski masih banyak tanah wakaf yang belum termanfaatkan secara produktif, sektor pendidikan menjadi contoh paling nyata dari keberhasilan pengelolaan wakaf.

“Pendidikan Indonesia kolaps tanpa wakaf, terutama pendidikan Islam karena madrasah, pondok pesantren itu di atas tanah wakaf. Jadi itu sudah sangat produktif, tidak bisa dinilai itu berapa kontribusi wakaf terkait dengan pendidikan, sangat fundamental, sangat sentral sekali perannya,” jelasnya.

Integrasi Data untuk Efisiensi dan Keberkahan

Sebagai langkah tindak lanjut, Kemenag bersama Badan Wakaf Indonesia (BWI) tengah mengembangkan sistem integrasi data zakat dan wakaf secara nasional. Upaya ini diharapkan mampu memetakan aset umat, termasuk tanah wakaf yang masih idle, agar dapat dioptimalkan bagi sektor produktif seperti usaha kecil menengah. Dengan begitu, setiap aset wakaf benar-benar memberi manfaat nyata sekaligus menjadi sumber keberkahan bagi masyarakat luas.

Melalui langkah-langkah konkret tersebut, Kemenag berupaya menjadikan Keuangan Sosial Islam bukan sekadar konsep spiritual, tetapi juga sebagai strategi ekonomi nasional untuk mencapai pemerataan kesejahteraan dan pengentasan kemiskinan yang berkelanjutan.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 01 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:50
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)