Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 07 Maret 2026
home wisata halal detail berita

Gurun Terkering di Dunia Diselimuti Hamparan Bunga Langka Usai Hujan Lebat

esti setiyowati Jum'at, 17 Oktober 2025 - 13:58 WIB
Gurun Terkering di Dunia Diselimuti Hamparan Bunga Langka Usai Hujan Lebat
Gurun Terkering di Dunia Diselimuti Hamparan Bunga Langka Usai Hujan Lebat. Foto: BBC.
Gurun Atacama di Taman Nasional Llanos de Challe, Chili, salah satu tempat terkering di dunia, kini dipenuhi hamparan bunga langka liar berwarna fuchsia yang memukau.

Wilayah gersang, yang dianggap sebagai gurun nonkutub terkering di Bumi ini memiliki curah hujan yang sangat rendah, yaitu sekitar 2 milimeter (0,08 inci) per tahun.

Baca juga: Gurun Gurun Antara Mekkah-Madinah Berubah Hijau dan Indah, Tapi Banyak Yang Memberi Arti Lain

Usai dibasahi hujan lebat yang tak biasa sepanjang musim dingin, gurun tersebut menjadi penuh warna.

Melansir Arab News, Jumat (17/10/2025), para ahli mencatat 2025 sebagai salah satu tahun terbasah di Atacama dalam beberapa tahun terakhir.

Beberapa perbatasan di dataran tinggi menerima curah hujan hingga 60 milimeter (2,3 inci) pada Juli dan Agustus lalu.

Kepala kurator botani di Museum Nasional Sejarah Alam Chili, Victor Ardiles, mengatakan lebih dari 200 spesies bunga ada di tanah merah dan berbatu Gurun Atacama.

"Ketika ambang batas kelembapan tertentu terpenuhi, (benih-benih itu) aktif, tumbuh, dan kemudian mekar," kata Ardiles.

Namun, bahkan saat itu pun tidak ada jaminan bahwa umbi berwarna cerah akan meledak menembus tanah.

Baca juga: FENOMENA LANGKA! Hujan Salju Pertama Kali Turun di Gurun Arab Saudi, Bikin Kagum Dunia

"Ada empat faktor kunci yang menentukan apakah proses ini mencapai benih – air, suhu, cahaya matahari, dan kelembapan," tambah Ardiles.

"Tidak semua benih akan berkecambah, beberapa akan tetap menunggu ... sebagian akan sampai ke generasi berikutnya, sementara yang lain akan tertinggal di sepanjang perjalanan kehidupan."

Para wisatawan berbondong-bondong ke gurun utara dalam beberapa hari terakhir untuk mengagumi pertunjukan bunga yang berumur pendek.

Beberapa bahkan melakukan perjalanan dari ibu kota Chili, Santiago, yang berjarak 800 kilometer di selatan wilayah Copiapó.

Sebagian besar bunga akan layu pada November, saat musim panas tiba. Namun, spesies yang lebih tahan kekeringan dapat bertahan hingga Januari.

“Ini salah satu hal langka yang harus Anda manfaatkan,” kata Maritza Barrera, 44 tahun, yang menempuh perjalanan bersama kedua anaknya selama hampir enam jam untuk menyaksikan mekarnya bunga gurun di Taman Nasional Llanos de Challe pekan lalu.

“Ini lebih menakjubkan daripada yang bisa saya bayangkan.” pujinya.

Baca juga: Fenomena Langka: Gurun Sahara Berubah Jadi Danau Raksasa, Pemandangan Menakjubkan Terekam!

Menyadari bunga gurun yang fana ini sebagai prioritas konservasi, Presiden Chili Gabriel Boric menetapkan taman nasional baru di pedalaman pada tahun 2023, mengubah sekitar 570 kilometer persegi ladang bunga di sepanjang Jalan Raya Pan-Amerika menjadi Taman Nasional Desert Bloom.

“Tidak ada tempat di Bumi ini yang fenomena ini terjadi seperti di Chili,” kata Ardiles.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 07 Maret 2026
Imsak
04:33
Shubuh
04:43
Dhuhur
12:07
Ashar
15:09
Maghrib
18:12
Isya
19:21
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)