Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 24 Mei 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Pesantren Jadi Pusat Kemandirian dan Moralitas Bangsa, Tegas Menag Nasaruddin Umar

tim langit 7 Jum'at, 17 Oktober 2025 - 14:35 WIB
Pesantren Jadi Pusat Kemandirian dan Moralitas Bangsa, Tegas Menag Nasaruddin Umar
LANGIT7.ID-Jakarta; Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pondok pesantren bukan sekadar institusi pendidikan, melainkan pusat pembentukan karakter dan kemandirian masyarakat yang telah berperan besar dalam perjalanan bangsa. Hal itu ia sampaikan dalam Dialog Interaktif dan Podcast bersama Pro 3 Radio Republik Indonesia (RRI) yang digelar secara virtual, membahas peran strategis Program Prioritas (Protas) Kementerian Agama dalam mendukung Asta Cita Pembangunan Nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Menag mengingatkan bahwa pesantren telah menjadi bagian penting dari perjalanan panjang peradaban Indonesia. “Pondok pesantren adalah lembaga yang telah mengabdi selama 300 tahun, membangun lahirnya masyarakat yang beradab,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (17/10/2025).

Ia menuturkan, sejarah panjang pesantren juga tidak bisa dilepaskan dari perjuangan bangsa melawan penjajahan. “Di masa perlawanan penjajahan, pondok pesantren tampil sebagai lembaga perjuangan. Pergerakan santri dan kyai waktu itu sangat luar biasa, dengan semangat 'mati syahid atau hidup mulia',” lanjutnya.

Menurut Nasaruddin, pesantren bukan hanya tempat menuntut ilmu agama, tetapi juga ruang pembentukan nilai spiritual dan sosial yang kuat. Ia menyoroti pesantren sebagai sekolah kehidupan, di mana ajaran kesantunan, kedisiplinan, dan kepatuhan terhadap guru menjadi bagian dari pembentukan moral bangsa.

“Di pesantren, kita melihat para kyai tampil sebagai individu yang berwibawa di hadapan para santri, dan pada saat yang sama, kita menyaksikan bagaimana para santri bersikap santun kepada guru-gurunya. Inilah fondasi utama yang melahirkan cita-cita untuk menciptakan manusia yang adil dan beradab,” paparnya.

Menag menambahkan, fungsi pesantren kini semakin luas. Selain menjadi lembaga pendidikan umat, pesantren juga berperan sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat. “Pesantren telah lama menjadi motor penggerak ekonomi lokal,” katanya.

Ia mengungkapkan, kebutuhan operasional pesantren seperti bahan makanan dan tenaga kerja banyak dipenuhi oleh masyarakat sekitar. “Kita tidak perlu lagi repot-repot ke pasar, karena masyarakat setempat yang mendatangkan diri ke pesantren menjual langsung ke dapur,” jelasnya.

Dengan pola tersebut, Menag menilai pesantren menjadi ekosistem yang melahirkan masyarakat produktif dan mandiri. “Dengan demikian, di mana ada pondok pesantren, di situlah tumbuh kemandirian masyarakat. Masyarakat pesantren itu bukan bersifat konsumtif, tetapi sangat produktif karena menciptakan kemandirian tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa nilai-nilai luhur yang diajarkan di pesantren menjadi kekayaan sosial yang harus dijaga. “Dan saya ingin menggarisbawahi bahwa pesantren memiliki keunggulan dalam mengajarkan nilai-nilai yang kini semakin langka, yaitu moralitas yang tinggi, kesantunan yang sangat terpuji, mengasah keimanan, serta mengajarkan kekayaan sosial dan budaya,” pungkasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus meneguhkan komitmen Kementerian Agama untuk terus memperkuat keberadaan pesantren sebagai lembaga penggerak moral dan ekonomi umat, serta memastikan seluruh Program Prioritas Kemenag berjalan optimal demi terwujudnya Asta Cita Pembangunan Nasional yang berlandaskan nilai-nilai luhur bangsa.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 24 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)