Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 15 Juni 2026
home global news detail berita

Kemenbud Luncurkan BUDAYA GO! Dorong Inovasi Digital untuk Masa Depan Budaya Indonesia

tim langit 7 Jum'at, 24 Oktober 2025 - 13:05 WIB
Kemenbud Luncurkan BUDAYA GO! Dorong Inovasi Digital untuk Masa Depan Budaya Indonesia
LANGIT7.ID–Jakarta; Kementerian Kebudayaan melalui Direktorat Pengembangan Budaya Digital, Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, secara resmi meluncurkan program BUDAYA GO! Kompetisi Inovasi Digital Budaya Indonesia dengan tema besar Membuka Masa Depan Budaya Indonesia di Plaza Insan Berprestasi, Kompleks Kementerian Kebudayaan, Jakarta. Inisiatif ini dirancang sebagai ruang inovasi digital yang memadukan gagasan, teknologi, dan nilai budaya guna melahirkan solusi yang relevan bagi masyarakat dan memperkuat pemajuan kebudayaan Indonesia.

Pada tahun perdananya, kompetisi ini membuka dua kategori, yakni kategori mahasiswa dan kategori profesional, yang terbuka bagi seluruh masyarakat Indonesia termasuk para kreator, pengembang aplikasi, pelaku budaya, komunitas teknologi, hingga profesional kreatif.

Menyampaikan sambutan melalui tayangan video, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyoroti tantangan baru sektor kebudayaan di tengah era digital yang kian dinamis.

“Ruang budaya kini berpacu dengan tantangan relevansi. Di satu sisi, teknologi membuka peluang besar bagi pelestarian dan promosi budaya. Dengan inovasi dan adaptasi, warisan budaya kita dapat tetap relevan di tengah masyarakat digital,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (24/10/2025).

Menanggapi tantangan tersebut, pemajuan kebudayaan menjadi arah penting untuk memastikan upaya pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan budaya berlangsung secara berkelanjutan. Melalui program BUDAYA GO!, Kementerian Kebudayaan menghadirkan wadah kolaboratif antara pelaku budaya dan pegiat digital guna melahirkan solusi inovatif dan aplikatif bagi pemajuan kebudayaan Indonesia.

Senada dengan Menbud Fadli Zon, Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan dan Pembinaan Kebudayaan, Ahmad Mahendra, dalam sambutannya mengatakan bahwa untuk mendorong pemajuan kebudayaan harus melibatkan berbagai bidang di luar sektor budaya, termasuk teknologi digital.
“Ada keterhubungan antara masa lalu, masa kini, dan masa depan. Salah satu upaya untuk menghubungkannya adalah melalui teknologi, di samping nilai-nilai luhur yang kita miliki. Teknologi terus berkembang, sehingga kita harus terus memperbaruinya,” jelas Dirjen Mahendra.

Ia juga menuturkan, pemajuan kebudayaan di era digital bukan hanya soal pelestarian, tetapi juga tentang inovasi dan keberlanjutan. Melalui BUDAYA GO! diharapkan akan lahir inovasi kebudayaan berbasis teknologi digital, seperti Intellectual Property (IP) maupun aplikasi baru yang berperan penting dalam mensosialisasikan warisan dan nilai-nilai budaya bangsa.

Disaksikan langsung oleh ratusan undangan yang hadir, melalui rekaman video Menbud Fadli Zon secara resmi membuka rangkaian kegiatan.
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, saya nyatakan pendaftaran BUDAYA GO! Kompetisi Inovasi Digital Budaya Indonesia resmi dibuka,” jelas Menbud.

Persyaratan dan pendaftaran BUDAYA GO! Kompetisi Inovasi Digital Budaya Indonesia dapat diakses oleh calon peserta melalui laman www.budayago.id. Dalam pelaksanaannya, calon peserta membentuk tim yang terdiri dari ekosistem teknologi digital dan ekosistem budaya. Kompetisi ini akan melewati beberapa tahapan, di antaranya seleksi administrasi dan substansi, pendalaman substansi, penjurian finalis, pendampingan finalis, dan tahap terakhir yakni presentasi dan pengumuman pemenang. Adapun total apresiasi mencapai 450 juta rupiah untuk 20 tim pemenang.

Acara kemudian dilanjutkan dengan gelar wicara bertajuk Titik Temu Budaya dan Teknologi yang dimoderatori oleh Sidiq Permana selaku perwakilan tim kerja BUDAYA GO!. Diskusi ini menghadirkan Staf Khusus Menteri Bidang Sejarah dan Pelindungan Warisan Budaya, Basuki Teguh Yuwono dan founder Bubu.com, Shinta Dhanuwardoyo.

Basuki mengamini perkembangan teknologi yang bergerak cepat dan perlu menjadi perhatian pelaku budaya untuk menempatkannya secara proporsional. Ia menganalogikan seni Wayang, bahwa dari waktu ke waktu dunia wayang terus berkembang, menyesuaikan zaman dan teknologi.

“Ini menjadi catatan penting bahwa para pelaku budaya dapat mendudukkan secara proporsional teknologi di dalam satu ruang kreativitas ataupun dalam aktivitas-aktivitas budaya sesuai zamannya, dengan bahasa yang sesuai dengan kebutuhannya, dan tentu dengan teknologi yang cocok untuk saat ini, melalui media digital,” ujarnya.

Kementerian Kebudayaan menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem kebudayaan melalui kolaborasi lintas sektor. Melalui inisiatif ini, Kementerian Kebudayaan mendorong masyarakat untuk menggali dan mengaktualisasikan potensi budaya Indonesia, mulai dari warisan humaniora hingga ekspresi seni, agar tetap relevan, adaptif, dan berdaya saing di ruang digital.

Prosesi peluncuran dihadiri oleh Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan, Endah T.D. Retnoastuti; Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Industri Kebudayaan, Anindita Kusuma Listya; Staf Khusus Menteri Bidang Diplomasi Budaya dan Hubungan Internasional, Annisa Rengganis; dan Staf Khusus Menteri Bidang Hukum dan Kekayaan Intelektual, Putri Woelan Sari Dewi; sejumlah jajaran pejabat di lingkungan Kementerian Kebudayaan; pimpinan perguruan tinggi; dan komunitas pegiat budaya.

“Kami percaya, inovasi digital membuka ruang baru bagi pelaku budaya untuk berkarya, berkolaborasi, dan menghadirkan kembali nilai-nilai budaya dengan cara yang lebih modern, interaktif, dan mudah diakses oleh masyarakat luas. Terlebih, membuka peluang untuk menciptakan ekonomi budaya yang berkelanjutan,” pungkas Menbud.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 15 Juni 2026
Imsak
04:29
Shubuh
04:39
Dhuhur
11:57
Ashar
15:18
Maghrib
17:49
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)