LANGIT7.ID-, Jakarta - - Di penghujung tahun publik dikejutkan dengan banyaknya
pemberitaan artis Tanah Air yang memutuskan untuk bercerai.Penyanyi
Raisa Andriana menggugat cerai suaminya,
Hamish Daud pada 21 Oktober 2025. Sebelumnya,
beauty influencer,
Tasya Farasya juga memutuskan untuk bercerai dengan suaminya Ahmad Assegaf pada September 2025.
Baca juga: Talbis Iblis Gaya Baru: Belajar Fikih Prioritas di IndonesiaSelain itu, sejumlah nama besar di dunia entertain juga mewarnai berita perceraian di kalangan selebritis seperti Dahlia Poland-Fandy Christian, Eza Gionino-Meiza Aulia Coritha, Azizah Salsha-
Pratama Arhan,
Andre Taulany-Erin Wartia Trigina, komedian Bedu-Diana, hingga
Deddy Corbuzier-Sabrina Chairunnisa.
Fenomena ini kemudian memunculkan nama
Jin Dasim yang disebut-sebut sebagai dalang perceraian dan perusak rumah tangga.
Lalu, siapa sebenarnya
Jin Dasim?
Dalam buku Tanya Jawab Islam, dijelaskan bahwa
jin Dasim bertugas menjatuhkan fitnah di antara seseorang dengan keluarganya atau menciptakan konflik dalam rumah tangga.
Guru Pondok Pesantren Gedangan sekaligus dosen IAI NATA Sampang Madura, Ustaz Muqoffi dalam kolomnya di NU Online menjelaskan bahwa
jin Dasim adalah salah satu anak iblis yang bertugas menebar ketidakharmonisan dalam rumah tangga.
"
Jin Dasim memiliki sifat licik yang dapat menanamkan kecurigaan suami, mengubah cinta jadi prasangka, rasa sayang jadi amarah, hingga mata hanya tertuju pada kekurangan pasangan," tulis Ustaz Muqoffi, dikutip LANGIT7.ID pada Senin (3/11/2025).
Baca juga: Iblis: Malaikat yang Membangkang atau Jin yang Durhaka?وَأَمَّا دَاسِمُ فَهُوَ الَّذِي يَدْخُلُ مَعَ الرَّجُلِ إِلَى أَهْلِهِ يُرِيهِ الْعَيْبَ فِيهِمْ وَيُغْضِبُهُ عَلَيْهِمْ
Artinya, "Adapun jin bernama Dasim tugasnya adalah ikut masuk bersama pria ke dalam keluarganya, dia menjadikan pria itu memandang aib terhadap keluarganya dan membenci mereka," (Faidhul Qadir, [Lebanon, Darul Ma’rifah: 1972], jilid II, halaman 503).
Dalam literatur keislaman, jin atau iblis berperan merusak hubungan suami istri tanpa disadari, karena mereka bekerja dalam senyap.
"Misalnya, hubungan yang semula harmonis bisa berubah menjadi pertengkaran panjang. Iblis, sebagaimana disebut Nabi, akan terus berusaha merusak rumah tangga, bahkan hingga pasangan benar-benar berpisah," kata Ustaz Muqoffi.
Rasulullah, dalam salah satu hadits, menyebutkan bahwa iblis akan terus berusaha merusak rumah tangga hingga pasutri tersebut berpisah.
وعن جابرٍ، قال: قال رسول الله: إن إبليس يضع عرشه على الماء، ثم يبعث سراياه، فأدناهم منه منزلةً أعظمهم فتنةً، يجئ أحدهم فيقول: فعلت كذا وكذا، فيقول: ما صنعتَ شيئًا. قال: ثم يجئ أحدهم فيقول: ما تركته حتى فرقتُ بينه وبين امرأته، قال: فيدنيه منه ويقول: نعم أنت
Artinya: “Dari Jabir, ia berkata: Nabi Muhammad SAW bersabda, ‘Sesungguhnya Iblis menempatkan singgasananya di atas air. Ia kemudian mengutus pasukan-pasukannya. Yang paling dekat kedudukannya dengan Iblis adalah yang paling besar godaannya. Di antara mereka ada yang melapor, “Saya telah melakukan ini dan itu.” Iblis menjawab, “Kamu belum melakukan apa-apa.” Datang yang lain melapor, “Saya tidak meninggalkannya hingga berhasil menceraikannya dari istrinya.” Maka Iblis mendekatkannya dan berkata, “Engkaulah sebaik-baik setan,”’” (HR. Muslim)
Baca juga: Asal-usul Pusar dan Ubun-Ubun, Kisah Iblis Memukul Perut AdamMeski tidak disebutkan secara spesifik iblis tersebut adalah Dasim, namun dari hadits di atas memahami bahwa Nabi mengakui adanya kekuatan tak terlihat yang dapat memengaruhi bahtera pernikahan.
Kemudian, Sayyidina Umar pernah mengungkapkan, sebagaimana dikutip oleh Ibnu Hajar al-Asqalani:
وأمَّا داسم فهو صاحب البيوت فإذا دخل الرجل منزله ولم يسم ولم يذكر الله أوقع بينهم المنازعة حتى يقع الضرب والطلاق والخلع
Artinya, "Adapun Dasim, dia adalah jin penghuni rumah, ketika seorang pria memasuki rumahnya sedangkan dia tidak membaca basmalah dan berzikir kepada Allah SWT, maka Dasim akan memantik pertikaian di antara penghuni rumahnya, hingga akan terjadi kekerasan, perceraian, dan gugatan cerai dari istri," (Ibnu Hajar al-Asqalani, Nashaihul Ibad fi Bayani Alfadzi Munabbihatin Alal Isti’dadi Liyaumil Ma’ad, [Lebanon, Darul Kutub Al-Ilmiyah: 1971], halaman 127-128).
Dari penjelasan di atas, maka sosok jin bernama Dasim memang disebutkan dalam literatur keislaman. Bahkan, Dasim diyakini memiliki tugas merusak keharmonisan rumah tangga manusia dengan menanamkan rasa curiga, amarah, hingga rasa benci antar suami istri.
Karena itu, kata Ustaz Muqoffi, selain berlindung kepada Allah dari godaan setan, setiap pasangan juga perlu berikhtiar menjaga hubungan dengan cara yang bijak dengan saling memahami, menjaga komunikasi, serta menumbuhkan kasih sayang. Wallahu a'lam.
(est)