Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home wirausaha syariah detail berita

Tokoh Muda Lintas Ormas Islam Dirikan Koperasi Demi Umat

Muhajirin Rabu, 14 Juli 2021 - 12:31 WIB
Tokoh Muda Lintas Ormas Islam Dirikan Koperasi Demi Umat
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/ iStock
LANGIT7.ID, Jakarta - Para tokoh muda dari berbagai Ormas Islam di Indonesia memprakarsai berdirinya Koperasi Demi Umat. Koperasi dari ummat untuk ummat ini dirikan bertepatan Hari Lahir Koperasi Nasional ke-74 pada 12 Juli 2021.

Koperasi ini diharapkan ikut menyokong pemberdayaan ekonomi ummat dari keterpurukan ekonomi saat pandemi seperti sekarang. Terlebih lagi, pandemi Covid-19 berdampak pada penurunan tingkat kesejahteraan sosial. "Satu dari 10 orang di Indonesia hari ini hidup di bawah garis kemiskinan nasional,” kata Ketua Koperasi Demi Umat KH Ir Nuruzzaman di Jakarta.

Menurut dia, dampak pandemi ini terhadap keadaan sosial-ekonomi bisa lebih buruk jika tidak ada peta jalan yang jelas. Sebagaimana diketahui, dampak langsung pandemi ini adalah penurunan tingkat daya beli masyarakat hingga Rp362 triliun.

Menurut Nuruzzaman, dampak pandemi juga berpengaruh pada 64,19 juta pelaku UMKM Indonesia yang didominasi Usaha Mikro dan Kecil (UMK) sebanyak 64,13 juta (99,92 persen). Sebanyak 82,9 persen UMKM telah merasakan dampak negatif dari pandemi ini. Bahkan 63,9 persen dari UMKM mengalami penurunan omset lebih dari 30 persen.

"Untuk bertahan hidup, pelaku UMKM terpaksa melakukan berbagai efisiensi seperti, menurunkan produk barang/ jasa, pemutusan hubungan kerja (PHK) dan mengurangi saluran penjualan/ pemasaran,” katanya.

Solusi konkrit dan peta jalan agar ummat bangkit dari keterpurukan ekonomi adalah berjamaah. Salah satunya, berjamaah dalam amal usaha seperti mendirikan koperasi. “Beramal jama’i, membangun Co-Operative System, saling tolong menolong dan saling pasang badan antar anak bangsa dalam wadah koperasi,” katanya.

Pegiat ekonomi keumatan Andi YH Djuwaeli mendukung terbentuknya Koperasi Demi Umat untul pemberdayaan ekonomi ummat. "Saya bersyukur dan mendukung lahirnya ‘Koperasi Demi Umat’ karena bertujuan mulia, yakni mengangkat ekonomi umat dari keterpurukan ekonomi, khususnya di masa pandemi saat ini, dan terbentuknya koperasi itu juga merupakan momentum untuk menaikkan kelas UMKM,” kata Wakil Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu di Serang, Banten, Selasa (13/7).

Koperasi adalah soko guru perekonomian bangsa. Para pendiri Koperasi Demi Umat ingin mengembalikan konsep koperasi sesuai niat dasar “founding fathers” (para pendiri) negara ini, yakni membangun ekonomi secara berjamaah tanpa melihat suku, agama, ras dan antar golongan.

“Dalam kaitan ini, membangkitkan koperasi kepada semangat ‘founding fathers’ adalah sama dengan menerapkan nilai-nilai ekonomi syariah di dalam implementasinya,” katanya.

Diketahui, Koperasi Demi Umat berkomitmen menjalankan koperasi harus berpihak kepada rakyat serta tidak seperti menjalankan korporasi kapitalis, di mana pemilik modal adalah pihak yang paling berkuasa serta ingin terus menerus berkuasa.

Koperasi ini menyiapkan sistem pelatihan dan pembinaan intensif untuk anggota/UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah). UMKM tersebut merupakan kelompok usaha dengan jumlah paling banyak di Indonesia.

Koperasi Demi Umat juga akan menggandeng Kementerian Koperasi dan UMKM, sehingga diharapkan dapat menjadi koperasi berskala besar, bahkan diperhitungkan di dalam International Cooperative Alliance (ICA) atau Aliansi Koperasi Internasional.

ICA adalah salah satu organisasi non-pemerintah tertua (didirikan di Inggris pada 19 Agustus 1895) dan terbesar karena secara keseluruhan memiliki 1,2 miliar anggota koperasi di 118 negara di seluruh dunia. Selain itu, bersinergi dengan MUI, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Istiqlal Indonesia Halal Center (IIHC), dan Halal Center Cinta Indonesia (HCCI).

Para pendiri Koperasi Demi Umat telah melakukan silaturahim dan membangun aliansi strategis dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Kamar Dagang dan Indsutri (Kadin) Indonesia. Aliansi strategis dilakukan dengan Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (Hebitren), Induk Koperasi Pesantren (Inkopontren), Forum Silaturahim Pondok Pesantren (FSPP), Induk Koperasi Syariah (Inkopsyah), dan Sekolah Peternakan Rakyat (SPR).

Sementara itu konsep dan ‘mindset’ (pola pikir) shadaqah yang mengalahkan riba siap menjadi platform gerakan, dan gerakan berkoperasi ini akan mengembalikan kedaulatan rakyat sebagai pemilik industri dari hulu ke hilir di negerinya sendiri.

(jak)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)