Doa Bangun Tidur dan Dzikir Pagi Bentuk Rasa Syukur ke Maha Pencipta
muhammad rifai akifSenin, 11 Oktober 2021 - 04:07 WIB
Doa bangun tidur adalah bentuk syukur kepada Allah SWT. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Islam mengajarkan umatnya untuk selalu bersyukur atas nikmat yang telah Allah SWT berikan. Salah satu nikmat yang diberikan Allah SWT untuk manusia adalah bangun dari tidur.
Makna nikmat di sini adalah karena Allah telah menghidupkan (bangun) manusia dari matinya (tidur). Maka dari itu, setiap insan manusia dianjurkan untuk membaca doa bangun tidur. Sekaligus mengucap syukur kepada Sang Pencipta, dimana hidup dan mati hanyalah milik-Nya.
Berdasarkan hadist riwayat Bukhari, doa bangun tidur pagi sesuai sunnah adalah:
Alhamdullillahilladzi ahyaanaa ba'da maa amaatanaa wa ilaihin nusyuur
Artinya: Segala puji bagi Allah, yang telah membangunkan kami setelah menidurkan kami, dan kepada-Nya lah kami dibangkitkan.
Kebiasaan Rasulullah saat bangun tidur, selain bersyukur pada Alla SWT, adalah melakukan dzikir pagi. Karena itu, berdzikir saat pagi juga anjuran untuk kaum muslim lakukan di pagi hari.
Lantunan dzikir pagi berdasarkan hadist riwayat Tirmidzi. Hasan menurut Syaikh Al Albani
Alhamdullillahilladzii 'aafaanii fii jasadii, wa rodda alayya ruuhii, wa adzina lii bi dzikri
Artinya: Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kesehatan pada jasadku dan telah mengembalikan ruhku serta mengizinkanku untuk berdzikir kepada-Nya.
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”