LANGIT7.ID-, Washington - Presiden Amerika Serikat (AS )
Donald Trump menyatakan akan memimpin
Venezuela sementara waktu usai menggulingkan Presiden Venzuela
Nicolas Maduro.Selain itu, AS juga akan mengelola cadangan minyak di
Venezuela dan ikut menjualnya.
Baca juga: Sejarah Berulang di Venezuela: Ambisi Minyak di Balik 'Wajah Ganda' Amerika SerikatDilansir Saudi Gazette, Ahad (4/1/2026), hal tersebut disampaikan Trump setelah penangkapan Maduro. Trump juga mengatakan akan memanfaatkan kekosongan kepemimpinan untuk "memperbaiki" infrastruktur minyak Venezuela dan menjual "sejumlah besar"
minyak ke negara lain.
“Kita akan menjalankan negara ini sampai saatnya kita dapat melakukan transisi yang aman, tepat, dan bijaksana,” kata Trump dalam konferensi pers di kediamannya di Mar-a-Lago.
Sementara itu, Wakil presiden Venezuela, Delcy Eloina Rodriguez Gomez menuntut AS untuk membebaskan Maduro dan menggambarkanya sebagai pemimpin sah negara tersebut.
Sebelumnya, AS menangkap Maduro dan istrinya, Cilia Flores di kediaman mereka di pangkalan militer. Maduro dan istri dibawa ke New York untuk menjalani dakwaan atas tuduhan konspirasi terorisme narkoba.
Baca juga: Ketua DPR Venezuela Nyatakan Dukungan Penuh untuk Palestina di Tengah Konflik GazaTrump juga mengklaim pemerintah AS sudah membantu menjalankan Venezuela, meskipun tidak ada tanda-tanda langsung transfer kendali.
Televisi pemerintah Venezuela terus menyiarkan program pro-Maduro, termasuk gambar langsung para pendukung yang berdemonstrasi di jalan-jalan Caracas.
Maduro dan pejabat Venezuela lainnya pertama kali didakwa pada tahun 2020 atas tuduhan konspirasi terorisme narkoba.
(est)