LANGIT7.ID-Brisbane; Jika awal musim 2026 ini bisa menjadi indikasi, seluruh pesaing di WTA Tour yang didukung Mercedes-Benz harus waspada.
Petenis cantik Elena Rybakina mengakhiri 2025 dengan performa gemilang, menyusup ke WTA Finals sebagai kualifikasi terakhir dan memenangkan kejuaraan akhir tahun tersebut. Momentum itu tampaknya dibawanya ke tahun baru, setelah kemenangan sempurna di babak kedua atas Zhang Shuai, dia kembali meraih kemenangan dua set langsung yang tak kalah impresif atas unggulan ke-15, Paula Badosa.
Juara Brisbane 2024 itu hanya membutuhkan 1 jam 25 menit untuk mengalahkan petenis Spanyol tersebut dengan skor 6-3, 6-2 di Pat Rafter Arena pada Kamis, mengamankan tempatnya di perempat final.
"Selalu pertarungan sengit melawan Paula," kata si cantik Rybakina usai pertandingan. "Dia memiliki pukulan hebat, bermain sangat cepat dan servisnya bagus, jadi tidak mudah. Saya mulai agak lambat dan juga kesulitan dengan servis saya. Tapi saya senang akhirnya bisa menang."
Rybakina memang memulai dengan lambat. Badosa memenangkan tujuh poin pertama pertandingan dan delapan dari sembilan poin awal untuk merebut break dan memimpin 2-0. Namun, Rybakina cepat menenangkan diri, langsung membalas break, dan menahan serangan Badosa selanjutnya untuk menyamakan kedudukan di 2-2.
Setelah Badosa menyelamatkan satu break point dan mempertahankan servisnya di game berikutnya, Rybakina memenangkan empat game beruntun untuk menutup set pertama.
Gelombang kemenangan itu berlanjut menjadi tujuh game beruntun, saat Rybakina melesat memimpin 3-0 di set kedua. Badosa sempat menghentikan tren negatif dengan mempertahankan servis di 3-1, tapi itu tidak cukup. Di akhir pertandingan, Rybakina telah memenangkan sembilan dari 11 game terakhir.
"Saya berusaha fokus satu [game] demi satu," kata Rybakina. "Servis tidak terlalu membantu, jadi saya harus mengatur poin dan tetap agresif saat return. Masih banyak yang harus saya tingkatkan untuk pertandingan selanjutnya, tapi semoga akan lebih baik."
Berikut adalah beberapa hal penting dari kemenangan Rybakina atas Badosa:
Rangkaian kemenangan tetap terjaga: Tiga rekor beruntun Rybakina berlanjut pada Kamis ini.
· 13 kemenangan beruntun: Menyamai rekor kemenangan beruntun terbaiknya, yang sebelumnya ia raih antara Februari dan Maret 2023. Kekalahan terakhirnya berasal dari Aryna Sabalenka di perempat final Wuhan Oktober lalu.
· Empat kemenangan beruntun atas Badosa: Rangkaian ini berawal dari 2023, dan kemenangan terbaru ini membuatnya unggul dalam rekor head-to-head mereka.
· Tak terkalahkan di Brisbane: Juara 2024 kini sempurna dengan rekor 7-0 di turnamen ini.
Ketepatan pukulan yang prima: Di hari di mana dia kesulitan dengan servis, ketepatan pukulan Rybakina menjadi penentu. Baik menggunakan forehand maupun backhand, setiap bola dia pukul dengan keyakinan penuh, terutama pada poin-poin penting.
Dia menutup set pertama dengan winner forehand pada set point, lalu membuka set kedua dengan mempertahankan servis sebelum menghajar backhand down the line untuk mengonversi break point di game berikutnya. Dia menghasilkan 13 winner dengan hanya 7 unforced error di set kedua, dan secara total mencatat 24 winner serta 21 unforced error.
Apa selanjutnya: Rybakina akan menghadapi unggulan ke-11, Karolina Muchova, di perempat final. Rekor head-to-head mereka seimbang di 1-1, tetapi pertemuan terakhir mereka terjadi jauh di tahun 2023 di Indian Wells.
Rybakina memenangkan pertandingan perempat final tersebut dalam tiga set.(*/saf/wtatennis)
(lam)