LANGIT7.ID-Melbourne; Di rumah yang dibangun Ashleigh Barty, seorang pemain yang digambarkan memiliki gaya permainan yang mirip dengan legenda Australia itu, tampil gemilang. Dialah Janice Tjen yang berhasil menumbangkan Leylah Fernandez dalam straight sets di hari pembuka sesi Selasa Australia Open.
Ini adalah kemenangan super 6-2, 7-6 bagi sensasi Indonesia yang tampil ringan—setidaknya di set pertama—menghadapi mantan finalis AS Terbuka yang merupakan unggulan ke-22 ini. Pertemuan ini, di atas kertas, adalah salah satu undian tersulit dalam babak putri secara keseluruhan.
Petenis berusia 23 tahun yang pernah mencapai peringkat 53 dunia WTA pada November lalu ini, telah membuktikan prediksi pelatihnya bahwa yang terbaik masih akan datang. Ia berubah dari pemain yang digadang-gadang sebagai ancaman saat menghadapi Emma Raducanu beberapa bulan lalu, menjadi pemenang pertandingan pertamanya di Australia Open.
Peningkatan itu terlihat jelas saat ia mengandaskan Fernandez pada Selasa tersebut. Unggulan ke-22 itu tersingkir hanya dalam 1 jam 43 menit. Tjen menutup pertandingan dengan statistik: 4 ace, 17 winner, 6 double fault, dan 27 unforced error.
Baca juga: Janice Tjen Ukir Sejarah di Australia Open: Tumbangkan Leyla Fernandez, Finalis Grand SlamTjen Sangat DominanSementara Fernandez, dalam kekalahannya, mencatatkan 2 ace, 16 winner, 5 double fault, dan 28 unforced error. Fernandez hanya memanfaatkan 2 dari 8 break point dan memenangkan 2 dari 10 game return. Sebaliknya, Tjen jauh lebih klinis di kedua sisi permainan; ia memenangkan 4 dari 7 break point dan 4 dari 10 game return.
Kini, ia melangkah untuk menghadapi mantan finalis atau juara Grand Slam lainnya: Karolina Pliskova atau Sloane Stephens. Ini akan menjadi pertarungan sengit lain, seperti Tjen vs Fernandez, yang—saat diundi dari "topi" babak pertama—tidak menguntungkan bagi kedua pemain. Dengan Tjen yang sedang sangat bersemangat dan terus menanjak, pertandingan berikutnya bisa menjadi akhir jalan bagi salah satu dari mereka, sekaligus tiket Tjen menuju babak ketiga.
Dengan tersingkirnya Marina Stakusic (yang menggunakan kursi roda) oleh Priscilla Hon, dan Bianca Andreescu justru memenangkan turnamen ITF di Amerika, saat ini Victoria Mboko lah yang menjadi satu-satunya wakil tenis putri Kanada di babak tunggal.
Hasil Lain di Sesi SelasaDi tempat lain, sejauh ini pada hari Selasa, Varvara Gracheva mengatasi Viktorija Golubic 6-1, 2-6, 6-1, sementara Ashlyn Krueger dengan mudah mengalahkan Sara Bejlek 6-3, 6-3. Ada juga kemenangan untuk Katerina Siniakova 6-1, 6-2, serta pukulan bagi tenis Australia karena Maya Joint dikalahkan, meski Taylah Preston berhasil menang atas Shuai Zhang. Juara bertahan Madison Keys hampir memastikan kemenangan di laga pembukanya di Rod Laver Arena, sementara Elena Rybakina akan segera tampil.(*/saf/,tennisuptodate)
(lam)