LANGIT7.ID-Merida, Meksiko; Setelah harus menelan kekalahan pahit di nomor tunggal, petenis Indonesia Janice Tjen menunjukkan mental juara dengan memastikan langkah ke babak perempat final ganda putri Merida Open 2026. Bertandem dengan petenis Polandia, Katarzyna Piter, Janice sukses menaklukkan pasangan Feng Shuo (Cina)/Madeleine Brooks (Inggris) pada babak pertama yang berlangsung di Yucatan Country Club, Rabu (25/2/2026) pagi WIB .
Kemenangan straight set 7-6 (10-8), 6-3 ini menjadi obat penawar kegagalan Janice di sektor tunggal. Sebelumnya, ia harus mengakui keunggulan petenis Kolombia, Camila Osorio, dengan skor 4-6, 3-6 pada laga perdana .
Laga Sengit di Set PembukaPertandingan ganda putri berlangsung ketat sejak awal. Pasangan Janice/Piter mendapat perlawanan sengit dari duet Brooks/Shuo. Kedua pasangan sama-sama tampil agresif dengan reli-reli panjang yang menguras fisik dan mental
Pada set pertama, kejar-mengejar angka terjadi hingga skor imbang 6-6, memaksa pertandingan dilanjutkan ke tie-break. Dalam situasi kritis tersebut, ketenangan Janice dan Piter menjadi pembeda. Mereka berhasil mengamankan set pembuka dengan skor tipis 7-6 (10-8) .
"Mereka tampil solid dan sulit ditembus di set pertama. Tapi Janice dan Piter berhasil memanfaatkan momentum krusial di tie-break untuk merebut set pembuka," demikian laporan pertandingan yang dikutip dari skor.id .
Dominasi di Set KeduaMemasuki set kedua, pertandingan masih berlangsung kompetitif. Namun, Janice/Piter mulai menunjukkan dominasi setelah menemukan celah permainan lawan. Statistik WTA mencatat, pasangan Indonesia-Polandia ini tampil lebih agresif dengan memenangi poin servis pertama hingga 61,1 persen .
Unggul 5-2 setelah serangkaian pukulan akurat, mereka sempat kehilangan satu gim sebelum akhirnya menutup set kedua dengan kemenangan 6-3. Keberhasilan mengonversi empat dari sembilan peluang break point menjadi kunci kemenangan mereka .
"Ini kemenangan yang penting untuk membangun kepercayaan diri setelah hasil kurang memuaskan di tunggal," ujar Janice seusai pertandingan.
Misi Balas Dendam untuk Aldila SutjiadiHasil kontras dialami petenis Indonesia lainnya, Aldila Sutjiadi. Berpasangan dengan petenis tuan rumah Giuliana Olmos sebagai unggulan keempat, Aldila harus tersingkir setelah takluk telak 3-6, 1-6 dari pasangan Marie Bouzkova (Republik Ceko)/Ann Li (Amerika Serikat)
Kekalahan ini justru membuka jalan bagi Janice/Piter untuk membalaskan kekalahan rekan senegaranya. Di babak perempat final yang dijadwalkan berlangsung Jumat (27/2/2026), Janice/Piter akan berhadapan langsung dengan Bouzkova/Li .
Laga ini diprediksi berlangsung sengit. Bouzkova/Li sedang dalam performa impresif setelah menyingkirkan unggulan keempat, sementara Janice/Piter mengusung momentum kebangkitan setelah kemenangan dramatis di babak pertama.
Momentum Kebangkitan JaniceKeberhasilan melaju ke perempat final ganda menjadi angin segar bagi petenis berusia 23 tahun yang baru saja menembus peringkat 40 besar dunia itu . Sempat terpuruk usai kekalahan di tunggal, Janice kini memiliki kesempatan untuk memperpanjang kiprahnya di turnamen level WTA 500 yang memperebutkan total hadiah uang sebesar USD 1,2 juta ini .
Pasangan Janice/Piter sendiri sebelumnya telah merasakan manisnya gelar juara bersama saat menjuarai ajang WTA 250 Guangzhou tahun lalu . Chemistry yang sudah terbangun dengan baik menjadi modal berharga menghadapi laga-laga selanjutnya.
Pecinta tenis Tanah Air kini berharap banyak pada pasangan ini untuk bisa melangkah lebih jauh dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional(*/saf)
(lam)