LANGIT7.ID - Menjaga daya tahan tubuh adalah hal yang penting agar bisa senantiasa beribadah maksimal apalagi pada masa pandemi. Bila tubuh menjalani pola makan tidak baik, bisa berimbas pada kesehatan
Mengonsumsi makanan segar tanpa proses pengolahan berlebih membantu tubuh mendapatkan kandungan vitamin, mineral, protein dan serat yang dibutuhkan. Membatasi asupan gula, lemak dan garam juga bisa mengurangi risiko yang tak dinginkan
Badan kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO) memberikan referensi makanan sehat yang dianjurkan terutama selama pandemi.
Hindari makan di luarDi saat pandemi COVID 19 sebisa mungkin kita diharuskan untuk diam di rumah menghindari kontak fisik dengan orang lain sebagai pencegahan pemaparan virus corona.
WHO menyarankan untuk menjaga jarak minimal satu meter dengan orang lain, jika terpaksa harus membeli makanan di luar rumah.
Batasi asupan gulaKurangi mengonsumsi minuman seperti susu, minuman soda, kopi, teh dan minuman lain yang mengandung gula berlebih. Gula yang dikonsumsi terlalu banyak dapat menyebabkan obesitas dan diabetes.
![Dongkrak Stamina Anjuran WHO, yang Perlu Ditambah dan Dihindari]()
Saat memasak di rumah usahakan untuk mengurangi penambahan gula yang terlalu banyak. Jika membutuhkan asupan manis Sobat Langit7 bisa mengunsumsi buah-buahan atau mengganti gula rendah kalori pada makanan atau minuman.
Gula olahan cenderung memberi pengaruh tidak menyenangkan pada tubuh secara keseluruhan. Gula memicu peradangan tingkat rendah di dalam tubuh dan meningkatkan massa. Ini bisa berkontribusi pada penyakit bersifat kronis, seperti kardiovaskular dan diabetes,
"Mengonsumsi terlalu banyak gula bisa memengaruhi sel-sel dalam sistem kekebalan tubuh yang menargetkan bakteri. Gula memengaruhi cara sel darah putih kita menyerang bakteri," kata Niket Sonpal, ahli penyakit dalam dan gastroenterologi seperti dikutip
The Huffington Post. Kadar gula yang lebih tinggi dalam darah bisa membuat seseorang lebih mudah terkena Covid-19. Sonpal menambahkan akan terjadi penurunan sistem kekebalan tubuh dimulai 30 menit usai mengonsumsi gula, dan kondisi itu bisa bertahan hingga lima jam.
Kurangi penggunaan garamSama berisikonya dengan gula, tinggi garam juga tidak disarankan. Bila gula membuat kerja insulin berat dan imun menurun, maka garam membuat tekanan darah meningkat, kondisi yang tak diinginkan dalam masa pandemi. Sudah menjadi pengetahuan umum pasien kormobid yakni dengan kondisi bawaan tertentu, termasuk diabetes dan darah tinggi ,memiliki mortalitas tinggi ketika terinfeksi Covid-19
![Dongkrak Stamina Anjuran WHO, yang Perlu Ditambah dan Dihindari]()
Ketika memasak dan menyiapkan makanan, batasi penggunaan garam dan gula. Asupan garam dibatasi hingga kurang dari 5 gram atau satu sendok teh per hari. Coba untuk mengeksplorasi rempah dan bumbu-bumbu dapur lainnya yang bisa digunakan sebagai penyedap rasa.
Konsumsi lemak dan minyak dalam jumlah sedangMakanan yang berminyak dan berlemak memang menggiurkan dan menambah gairah makan. Namun, itulah yang harus mulai dihindari untuk bisa membantu tubuh mendapat asupan nutrisi yang baik.
Mengonsumsinya secara berlebihan bisa membuat Sobat Langit7 berisiko mengalami obesitas, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi.
![Dongkrak Stamina Anjuran WHO, yang Perlu Ditambah dan Dihindari]()
Maka dianjurkan untuk membatasi konsumsi makanan berlemak dan berminyak dalam jumlah yang sedang saja. Caranya dengan mengolah makanan dengan cara direbus atau mengukus.
Jika sulit menghindari makanan yang digoreng dan dipanggang, bisa melakukan alternatif dengan mengganti penggunaan minyak goreng atau mentega dengan sumber lemak yang lebih sehat seperti minyak zaitun, minyak kedelai atau minyak jagung saat memasak.
Batasi konsumsi daging olahan dan mengganti susu rendah lemak untuk dikonsumsi.
Minum air putih yang cukupAir putih adalah salah satu sumber baik bagi tubuh yang sangat simpel dan mudah dikonsumsi untuk kita setiap harinya. Jangan sampai kekurangan air putih dan mengalami dehidrasi.
![Dongkrak Stamina Anjuran WHO, yang Perlu Ditambah dan Dihindari]()
Kebutuhan cairan tubuh juga bisa didapatkan dari kandungan air yang terdapat di buah-buahan dan sayur.
Konsumsi makanan segarPastikan setiap makanan yang dikonsumsi mengandung nutrisi, dengan banyak mengonsumsi beberapa makanan sehat seperti biji-bijian (gandum, jagung, dan nasi), kacang-kacangan, buah dan sayuran, serta beberapa makanan dari sumber hewani, seperti daging, ikan, telur dan susu.
![Dongkrak Stamina Anjuran WHO, yang Perlu Ditambah dan Dihindari]()
Menyimpan bahan makanan terlalu lama akan memengaruhi kondisi kesegaran produk. Cara memasak dan lama prosesnya juga harus diperhatikan agar kandungan nutrisi pada makanan tidak hilang.
WHO menyarankan untuk makan 4 porsi buah, 5 porsi sayuran, 180 gram biji-bijian, dan kacang-kacangan setiap hari.Sedangkan untuk daging merah, bisa dikonsumsi dua kali per minggu dan unggas dikonsumsi dua hingga tiga kali per minggu.
Sayur dan buah segar bisa dijadikan sebagai kudapan di sela waktu makan atau sebagai hidangan penutup.
Mengudap tangkai seledri segar dengan cocolan mayonaise bersama apel, mengapa tidak? Kress!
(arp)