Usai Diserang Netizen, Irfan Hakim Akhirnya Buka Suara Soal Kasus Denada
esti setiyowatiJum'at, 30 Januari 2026 - 21:00 WIB
Usai Diserang Netizen, Irfan Hakim Akhirnya Buka Suara Soal Kasus Denada. Foto: Instagram/irfanhakim75.
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Presenter Irfan Hakim tak tinggal diam usai diserang netizen yang disebut membela Denada. Ia pun segera meluruskan pandangan publik terkait keterlibatannya dalam kasus pengakuan anak yang menyeret nama Denada dan Ressa Rizky Rossano.
Lewat unggahan video di akun Instagram pribadinya @irfanhakim75, Irfan Hakim memberikan klarifikasi untuk menjawab tudingan netizen pada Jumat (30/1/2026).
Secara tegas, ia menyatakan posisinya tetap netral dalam perselisihan antara Denada dan Ressa Rizky Rossano. Sadar tengah menjadi sasaran kritik, Irfan Hakim mengklarifikasi bahwa tuduhan membela Denada hanyalah salah paham.
Menurutnya, kegaduhan ini bermula dari potongan video lamanya bersama Hotman Paris yang dikaitkan dengan polemik yang tengah berkembang di podcast Denny Sumargo.
Meluruskan framing yang beredar, Irfan menjelaskan bahwa agenda wawancara bersama Hotman Paris telah berlangsung pada 20 Januari 2026, jauh sebelum konten di kanal Youtube Denny Sumargo dirilis.
"Topik yang diangkat kala itu bukan hanya soal Denada, tapi juga kasus Inara Rusli dan beberapa kasus lainnya. Pada tanggal tersebut, belum ada pernyataan lengkap dari kedua belah pihak terkait isu Denada dan Ressa," kata Irfan Hakim.
Irfan berdalih bahwa pertanyaannya hanya mewakili opini publik mengenai alasan Ressa yang baru menuntut pengakuan di usia 24 tahun pada sang ibu, alih-alih pada ayah kandungnya.
"Menjawab hal tersebut, Hotman Paris menjelaskan bahwa jika seorang anak lahir dari pernikahan resmi, maka ayah yang bertanggung jawab. Namun, jika diduga lahir di luar pernikahan, maka tanggung jawab berada di pihak ibu," jelasnya.
Dalam klarifikasinya, Irfan Hakim menegaskan posisinya yang menjunjung tinggi hubungan keluarga yang sehat. Ia menilai hubungan ibu dan anak yang retak adalah hal yang keliru.
Terkait tuduhan memihak, Irfan mengaku telah mendengar versi Denada maupun Ressa, namun ia memilih bungkam soal detail cerita Denada karena menghormati hak pribadi sang penyanyi.
Irfan Hakim menekankan bahwa dirinya berdiri di posisi netral tanpa memihak siapapun.
"Menurut saya apa yang disampaikan Denada, apa yang disampaikan Ressa adalah hak mereka untuk bersuara. Apakah itu benar atau tidak? Tidak ada yang pernah tahu," bebernya.
Irfan menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki niat sedikit pun untuk memojokkan salah satu pihak.
Melalui video klarifikasinya, ia menyampaikan permohonan maaf jika pertanyaannya telah menimbulkan salah paham, sembari berharap publik dapat melihat masalah ini secara lebih jernih dan berimbang.