LANGIT7.ID-, Depok -
ParagonCorp turut hadir dan ambil bagian dalam orasi ilmiah pada perayaan
Dies Natalis ke-76
Universitas Indonesia. Dalam kesempatan itu, Group CEO ParagonCorp
Harman Subakat menyampaikan bahwa manajemen korporasi yang dijalankan perusahaannya, memiliki kesamaan tujuan dengan UI.
Diawali dengan ucapan selamat terhadap UI dan mendoakan agar niat luhur UI mencapai sejuta dampak seperti slogannya, selalu dilancarkan. Harman juga mengatakan bahwa antara UI dan Paragon, keduanya sama-sama mengusung soal purpose value atau kebermanfaatan.
"UI dan Paragon sama-sama percaya bahwa kebermanfaatan adalah tujuan yang utama. Harapan saya UI terus menjadi rumah lahirnya insan berilmu, berdaya, berdampak bagi Indonesia," kata Harman saat menyampaikan orasi ilmiah Dies Natalis UI ke-76 di Balai Sidang UI, Depok, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).
![Bos ParagonCorp Harman Subakat Sebut Kebermanfaatan Jadi Kunci Sukses Sistem Manajemen]()
(Harman Subakat saat menerima potongan tumpeng dari Rektor UI Heri Hermansyah di perayaan Dies Natalis ke-76 UI. Foto: tangkapan layar)
Baca juga: Tak Cukup Top 200, Presiden Prabowo Tantang UI Naik ke Peringkat Top 100 Kampus DuniaDi Paragon sendiri, lanjut Harman, menggunakan sistem manajemen yang disebut Parmasys, From Purpose to Performance. Ia menjelaskan sistem ini merupakan sebuah model manajemen dimana sebuah korporasi dengan purpose value itu bisa berjalan beriringan, bahkan bisa menjadi penunjuk arah.
"Manajemen ini adalah sebuah pendekatan yang mengutamakan purpose dan value yang berjalan beriringan dengan kinerja, bukan berseberangan," tegasnya.
Menurut dia, sistem ini adalah sebuah cara agar organisasi tetap kompetitif tapi tetap beradab, serta tetap modern tapi tetap bernilai luhur bangsa.
Paragon mengawali usaha sebagai industri rumahan (home industry). Nurhayati Subakat yang juga ibu dari Harman Subakat, mendirikan Paragon pada 1985 dan kini berhasil mengubah home industry menjadi sebuah korporasi. Tak hanya itu, Paragon tumbuh pesat menjadi perusahaan kecantikan nomor satu di Indonesia.
Tercatat saat ini sudah ada 16 jenama kecantikan dan perawaatan di bawah naungan ParagonCorp. Serta 15.000 paragonian di Indonesia maupun Malaysia. Bahkan Paragon didapuk sebagai salah satu pusat penelitian dan inovasi kosmetik terbesar se-Asia Tenggara.
"Paragon memiliki kekuatan terbesar dalam aset kecantikan,sumber daya, dan operasional di seluuruh Indonesia untuk terus berkontribusi demi kebaikan bersama," ungkap Harman.
Baca juga: ParagonCorp Raih BIG 40 Awards sebagai Post-Pandemic Beauty Industry PioneerIa selalu mengingat pesan sang Ibu yang sejak awal mendirikan usaha tersebut bukan semata-mata bertumpu untuk mencari keuntungan.
"Ibu Nur sering mengatakan, dari awal saya mendirikan Paragon bukan untuk mencari keuntungan semata, melainkan agar dapat memberian manfaat sebesar-besarnya bagi lingkungan," imbuh Harman.
Dengan jargon Bermanfaat, Bertumbuh, Berkelanjutan, perusahaan yang diantaranya memiliki brand Wardah, Kahf, Make Over, dan OMG itu bahkan menekankan bahwa semua inovasi harus memiliki impact.
"Jadi bukan mengejar tumbuh dulu baru bermanfaat, tapi karena kita ingin bermanfaat maka kita akan tumbuh," imbuhnya.
Baca juga: Kemendiktisaintek Anugerahkan Penghargaan Mitra Terbaik Pendukung Talenta Kewirausahaan Kepada ParagonCorp(lsi)