LANGIT7.ID-, Jakarta - - Jalur masuk
perguruan tinggi negeri (PTN) melalui
seleksi nasional berdasarkan prestasi (SNBP) cukup ketat, sebab proses seleksi mempertimbangkan banyak faktor.
Faktor yang dimaksud seperti nilai rapor, pemilihan jurusan, hingga prestasi siswa. Bahkan tahun ini ada tambahan syarat yaitu hasil
tes kemampuan akademik (TKA) 2025, seperti disampaikan Koordinator SNBP, Riza Satria Perdana beberapa waktu lalu.
"Penentuan siswa
eligible ini dilakukan sekolah. Sekolah melakukan penentuan peringkat siswa eligible untuk setiap jurusan dan salah satu syarat baru peserta SNBP 2026 adalah, hasil TKA 2025. Untuk itu siswa harus memiliki nilai TKA jika ingin mendaftar SNBP," jelas Riza.
Baca juga: Cek di Sini, PTN yang Tidak Mensyaratkan Nilai TKA untuk SNBP 2026Jangan dahulu panik apalagi patah semangat, beberapa tips berikut ini bisa membantu supaya peluangmu makin besar bersaing di SNBP.
Ini tips dan triknya:1. Pahami aturan dan persyaratan SNBP terbaru
Pahami aturan dan persyaratan SNBP yang berlaku di tahun berjalan. Periksa ketentuan dari SNPMB, mulai dari syarat akreditasi sekolah, syarat pemeringkatan, pemilihan jurusan, portofolio, hingga prosedur pendaftaran.
Pastikan juga kamu memenuhi syarat seperti NISN yang valid dan status eligible dari sekolah. Semua informasi ini tersedia di laman resmi SNPMB dan wajib kamu pahami sejak awal agar bisa menghindari kesalahan teknis saat pendaftaran.
2. Pastian nilai rapor memenuhi syarat
Sudah yakin nilai rapor kamu cukup mendukung jurusan yang dipilih? Penting untuk mengecek kembali rata-rata nilai dari semester 1 hingga 5, terutama mata pelajaran yang berkaitan dengan jurusan tujuan.
Nilai rapor menjadi faktor utama dalam seleksi SNBP dan memiliki bobot penilaian yang besar, yakni minimal 50%. Dengan menganalisis nilai secara cermat, kamu bisa menyusun strategi yang tepat dan lebih terarah.
3. Susun Portofolio Terbaik
Untuk pilihan jurusan seni atau olahraga, portofolio bisa jadi penentu utama kelulusan. Pastikan kamu mengumpulkan karya atau dokumentasi prestasi yang paling relevan dan menunjukkan kemampuan terbaik.
Portofolio juga bisa diisi dengan keikutsertaan dalam lomba, kompetisi, atau kegiatan yang mendukung bidang pilihanmu. Pilih isi portofolio yang paling mewakili kemampuan kamu agar penilai bisa melihat potensi yang kamu miliki.
4. Perhatikan jadwal SNBP
Penting untuk mengingat jadwal pelaksanaan SNBP. Jangan sampai kelalaian kecil seperti lupa jadwal justru berdampak besar dalam proses pendaftaran. Itulah mengapa penting untuk mencatat dan menandai setiap tahapan SNBP, mulai dari pengumuman eligible hingga penutupan pendaftaran.
Pastikan juga semua dokumen dan persyaratan sudah lengkap sebelum tenggat waktu. Dengan persiapan lebih awal, kamu bisa menghindari kendala teknis yang bisa saja terjadi di detik terakhir.
5. Pilih jurusan yang tepat
Jangan asal memilih jurusan, apalagi sekadar mengikuti teman. Jika kamu ingin lolos melalui jalur tanpa tes seperti SNBP, pastikan jurusan yang kamu pilih sesuai dengan minat, kemampuan, dan nilai rapor yang kamu miliki.
Lakukan riset tentang daya tampung, tingkat persaingan, dan prospek karier dari jurusan tersebut di kampus tujuanmu. Ini salah satu tips lolos SNBP yang sering dianggap sepele, padahal sangat menentukan peluang diterima.
6. Manfaatkan prestasi yang dimiliki
Tips agar kamu bisa lolos SNBP selanjutnya ialah memaksimalkan seluruh prestasi yang kamu punya. Unggah sertifikat prestasi akademik maupun non-akademik yang relevan dengan jurusan pilihan.
Prestasi ini bisa menjadi nilai tambah dalam proses seleksi dan menunjukkan konsistensi pencapaian kamu. Semakin banyak prestasi yang mendukung, semakin kuat pula profilmu di mata kampus tujuan.
Baca juga: Pendaftaran SNBP Telah Dibuka, Pahami Dulu Serba-serbi SNBP Ini Sebelum Mendaftar7. Konsultasi dengan guru BK
Lakukan diskusi dengan guru BK tentang jurusan dan kampus yang kamu incar? Jangan ragu untuk minta pendapat mereka karena guru BK biasanya memahami profil siswa secara menyeluruh.
Konsultasi ini bisa membantumu menyusun strategi seleksi, termasuk memilih jurusan dengan peluang tinggi dan menyempurnakan berkas pendaftaran. Ini salah satu langkah penting selain mempersiapkan nilai dan portofolio dalam meningkatkan peluang lolos SNBP.
8. Berdoa dan tetap optimis
Setelah semua usaha dan persiapan dilakukan, penting untuk menyerahkan hasilnya dengan tetap berpikir positif. Berdoa adalah bentuk ikhtiar yang tak kalah penting dalam proses seleksi SNBP.
Sikap optimis juga bisa menjaga semangat kamu tetap stabil selama menunggu hasil pengumuman. Dengan kombinasi usaha maksimal dan keyakinan yang kuat, peluang untuk lolos akan lebih besar.
Setelah menyimak tips dan trik untuk memperbesar peluang kamu lolos mealui jalur SNBP, penting juga untuk mengetahui beberapa hal yang biasanya menjadi penyebab tidak lolos SNBP. Sebab tidak semua siswa yang eligible otomatis lolos SNBP, karena ada banyak faktor lain yang turut mempengaruhi hasil seleksi.
Penyebab umum tidak lolos SNBP yang harus dipahami:1. Kesalahan Pengisian Data: Kesalahan dalam mengisi NISN, data diri, atau pemilihan jurusan bisa membuat pendaftaran tidak valid.
2. Format Foto Tidak Sesuai: Foto yang tidak memenuhi ketentuan resmi bisa jadi alasan berkas kamu tidak diproses.
3. Keterlambatan Finalisasi di PDSS: Data yang tidak segera dikonfirmasi oleh sekolah di sistem PDSS bisa menggagalkan keikutsertaan SNBP.
4. Nilai Rapor Tidak Stabil: Rata-rata nilai dari semester 1–5 yang menurun atau tidak konsisten bisa memengaruhi hasil seleksi.
5. Prestasi Kurang Kompetitif: Minimnya prestasi akademik dan non-akademik membuat profil siswa kurang menonjol di antara peserta lain.
6. Jurusan Tidak Sesuai Kemampuan: Memilih jurusan yang tidak sejalan dengan mata pelajaran unggulan bisa mengurangi peluang diterima.
7. Tidak Melakukan Rasionalisasi Jurusan: Tanpa pertimbangan rasional soal peluang dan persaingan, pilihan jurusan bisa jadi terlalu berat.
Baca juga: Siswa Gap Year Harus Registrasi Akun SNPMB dan Hanya Boleh Mengikuti SNBT, Tidak SNBP8. Fasilitas Sekolah Kurang Mendukung: Sekolah yang kurang siap dalam proses SNBP bisa menghambat kelengkapan dan validitas data.
9. Rekam Jejak Sekolah: Terkadang, kampus juga melihat indeks atau reputasi sekolah berdasarkan penerimaan siswa di tahun-tahun sebelumnya.
10. Persaingan Ketat: Kamu harus bersaing dengan banyak siswa berprestasi dari seluruh Indonesia, termasuk yang satu sekolah.
11. Kurangnya Informasi: Tidak memahami prosedur, syarat, atau jadwal SNBP bisa membuat kamu melewatkan tahap penting.
12. Daftar di Akhir Waktu: Mendaftar terlalu mepet dengan penutupan bisa menyebabkan kesalahan teknis atau tergesa-gesa dalam pengisian.
(lsi)