LANGIT7.ID-, Jakarta - - Total jumlah yang lulus
Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 yaitu 178.981 orang, dari total 806.242 siswa. Terdiri dari 155.543 siswa yang diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) akademik, dan 23.438 siswa yang diterima di PTN vokasi.
Rinciannya, untuk jalur PTN akademik, jumlah pendaftar mencapai 774.116 siswa dengan daya tampung sebanyak 162.116 kursi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 273.980 siswa merupakan pendaftar program KIP Kuliah.
Hasil seleksi SNBP 2026 yang dirilis pada Selasa, 31 Maret menyebutkan sebanyak 155.543 siswa diterima di PTN akademik. Diantaranya, 64.471 siswa yang lolos SNBP 2026 merupakan pendaftar Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, dan pendaftar KIP Kuliah yang lolos SNBP dan eligible KIP Kuliah tahun ini sebanyak 33.045 siswa.
Plt Kepala Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan (PPAPT) Kemdiktisaintek Prof Sandro Mihradi mengatakan, jika pendaftar KIP Kuliah lolos SNBP 2026, agar melakukan daftar ulang di PTN penerima.
Baca juga: ITB Terima 1.225 Peserta SNBP yang Berasal dari 38 Provinsi di IndonesiaNamun, daftar ulang terlebih dahulu harus menunggu proses verifikasi dan validasi kampus masing-masing berdasarkan dokumen pendaftaran. Pihak kampus juga bisa melakukannya lewat visitasi (kunjungan) atau wawancara.
"Memang metodenya diserahkan kepada masing-masing perguruan tinggi negeri. Namun tentu saja ini sesuai dengan data yang memang mereka upload, mereka masukkan ke dalam sistem," ujar Sandro dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) di Jakarta, Selasa (31/3).
Ia menambahkan, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, pada umumnya banyak yang lolos.
Untuk SNBP tahun ini, peserta yang mendaftar dan tercatat sebagai penerima terbilang cukup banyak. Untuk itu Sandro menekankan pentingnya verivikasi dan validasi sebagai tindakan kehati-hatian.
"Jadi verifikasi dan validasi ini sebenarnya salah satu bentuk kehati-kita juga untuk mengkonfirmasi, memastikan bahwa memang kita ini tetap tepat sasaran," imbuhnya.
Baca juga: ITS Loloskan 1.716 Mahasiswa Baru Lewat Jalur SNBP 2026Apalagi mengingat bahwa siswa penerima PIP, baik di jenjang sekolah dasar, SMP atau SMA memang menjadi prioritas dalam seleksi penerimaan mahasiswa melalui KIP Kuliah, baik di jalur SNBP, SNBT, maupun jalur mandiri.
"Kami prioritaskan siswa penerima PIP dari desil 1 yang sangat miskin sebagai prioritas utama, desil 2 yang miskin sebagai prioritas tinggi,desil 3 yang hampir miskin sebagai prioritas menengah dan desil 4 yang rentan miskin sebagai prioritas terbatas," jelas Sandro.
Sebelumnya, Ketua
Penanggungjawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026, Eduart Wolok, mengungkapkan, pada SNBP tahun 2026 ini, peserta yang mendaftar KIP Kuliah sebanyak 287.831 atau meningkat hampir 80 ribu dibanding tahun 2025 lalu.
Sedangan total peserta SNBP tahun 2026 adalah sebanyak 806.000 orang yang mendaftar di sebanyak 146 perguruan tinggi negeri.
"Dari hasil penelusuran kami, sebagian besar perguruan tinggi tujuan mahasiswa penerima KIP kuliah itu di luar Jawa, yakni sebagian besar di Sumatera untuk PT Akademik dan untuk PT Vokasi, tersebar di Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan sedangkan pendaftar reguler atau bukan penerima KIP Kuliah, sebagian besar menyasar perguruan tinggi di Jawa," papar Eduart.
(lsi)