Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 19 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Pendaftaran UTBK-SNBT Sisa 1 Hari Lagi, Cermat Pilih Prodi untuk Susun Strategi

lusi mahgriefie Senin, 06 April 2026 - 09:03 WIB
Pendaftaran UTBK-SNBT Sisa 1 Hari Lagi, Cermat Pilih Prodi untuk Susun Strategi
Ilustrasi: ist
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Waktu sudah semakin dekat, pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK)-Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) 2026 tinggal satu hari lagi. Jangan tunda lagi, segera mendaftar dan siapkan semua berkas yang dibutuhkan.

Penutupan pendaftaran UTBK-SNBT 2026 besok, 7 April 2026 pukul 15.00 WIB. Bagi peserta SNBT yang terdaftar sebagai penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, baiknya cermati ketentuan khusus terkait pembayaran Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

Sementara untuk hari terakhir pembayaran UTBK-SNBT 2026 selang satu hari dari penutupan pendaftaran yaitu, akan ditutup pada 8 April 2026, pukul 15.00 WIB.

Pembayaran dapat dilakukan melalui lima bank mitra yang telah ditunjuk.

Catatan penting yang perlu diingat:

1. Peserta perlu memastikan bahwa slip pembayaran yang mereka terima memiliki masa berlaku.

2. Slip pembayaran berlaku selama 24 jam sejak diterbitkan, atau maksimal hingga batas akhir periode pembayaran jika diterbitkan mendekati tenggat waktu.

3. Untuk transaksi melalui bank mitra, terdapat jam operasional khusus. Transaksi hanya dapat dilakukan setiap hari pada pukul 01.00 hingga 23.00 WIB selama masa pembayaran berlangsung.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut akan membantu peserta menghindari kendala dalam proses pendaftaran SNBT 2026.

Baca juga: Simak Cara Mendaftar UTBK-SNBT 2026 Ini Buat yang Pakai KIP Kuliah

Cermat Memilih Prodi

Memilih program studi (Prodi) yang dituju menjadi salah satu strategi bagi peserta UTBK-SNBT. Sebelum menjatuhkan pilihan perguruan tinggi maupun prodi, ada baiknya simak list PTN yang menjadi favorit di Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) berikut ini.

Paling atas di PTN Akademik yakni Prodi Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) Institut Teknik Bandung (ITB), menjadi top favorit dengan pendaftar sebanyak 2.022 peserta.

Berikut ini 10 Prodi di PTN Akademik dengan pendaftar terbanyak:

1. Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) ITB: 2.022 pendaftar, lulus 95 orang.

2. Pendidikan Dokter Universitas Indonesia (UI): 1.943 pendaftar dan yang lulus 60 orang.

3. Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM): 1.899 pendaftar dan diterima 53 orang.

4. Sekolah Teknik Elektro dan Informatika-Komputasi ITB: 1.847 pendaftar dan lulus 52 orang.

5. Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) ITB: 1.621 pendaftar dan lulus 76 orang.

6. Farmasi Universitas Padjajaran (UNPAD): 1.621 pendaftar, dan lulus 50 orang.

7. Ilmu Keperawatan UNPAD: 1.603 pendaftar dan lulus 58 orang.

8. Kedokteran UNAIR: 1.546 pendaftar, dan lulus 63 orang.

9. Hukum Universitas Diponegoro (UNDIP): 1.530 pendaftar dan lulus 184 orang.

10. Ilmu Hukum UI: 1.420 pendaftar dan lulus 114 orang.

Baca juga: ITB Terima 1.225 Peserta SNBP yang Berasal dari 38 Provinsi di Indonesia

Sementara untuk Prodi di PTN Vokasi dengan pendaftar terbanyak yaitu:

1. Teknik Keselamatan Dan Kesehatan Kerja di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya: 599 pendaftar, 94 diterima.

2. Teknik Informatika di Politeknik Negeri Jakarta: 527 pendaftar, 18 diterima.

3. Administrasi Bisnis Terapan di Politeknik Negeri Jakarta: 492 pendaftar, 18 diterima.

4. Administrasi Bisnis Terapan di Politeknik Negeri Batam: 480 pendaftar, 30 diterima.

5. Teknik Informatika di Politeknik Negeri Bandung: 474 pendaftar, 26 diterima.

6. Akuntansi Keuangan di Politeknik Negeri Jakarta: 380 pendaftar, 12 diterima.

7. Logistik Perdagangan Internasional di Politeknik Negeri Batam: 375 pendaftar, 30 diterima.

8. Perkeretaapian di Politeknik Negeri Madiun: 321 pendaftar, 36 diterima.

9. Teknik Elektronika di Politeknik Negeri Bandung: 315 pendaftar, 20 diterima.

10. Administrasi Bisnis di Politeknik Negeri Bandung: 308 pendaftar, 13 diterima.

Dengan mengetahui data tersebut, bisa menjadi gambaran untuk kamu dalam menyusun strategi memilih prodi yang tepat di SNBT 2026.

Seperti diketahui, dari sisi kuota PTN, SNBP memiliki porsi lebih kecil yaitu kuota minimum 20% dari total penerimaan mahasiswa baru di PTN. Karena kuotanya lebih terbatas, persaingan di jalur ini sering terasa ketat, apalagi untuk sekolah dan jurusan yang peminatnya tinggi.

Sementara itu, SNBT punya kuota lebih besar, yaitu minimum 40% untuk PTN pada umumnya. Namun begitu, bukan berarti SNBT otomatis lebih mudah, karena pesaingnya juga jauh lebih luas.

Baca juga: Registrasi SNPMB 2026 Dimulai, Ini Cara Daftar Serta Jadwal Lengkap Pelaksanaan SNBP dan SNBT

Salah satu kunci utama kesuksesan calon mahasiswa bukan hanya terletak pada skor UTBK yang tinggi, melainkan juga pada kecerdasan dalam membaca daya tampung SNBT 2026 salah satunya bisa dilihat di portal SNPMB.

Dengan memahami kuota yang disediakan oleh universitas membantu kamu memetakan peluang dan mengukur sejauh mana tingkat keketatan sebuah program studi (prodi).

Mengetahui daya tampung sebuah PTN sangat krusial karena:

1. Untuk menentukan rasio keketatan: Dengan membandingkan jumlah peminat tahun 2025 dengan daya tampung 2026, Anda bisa melihat berapa orang yang memperebutkan satu kursi.

2. Guna menentukan strategi pilihan kedua: Membantu menentukan prodi mana yang lebih realistis dijadikan pilihan kedua untuk meminimalisir risiko gagal total.

3. Untuk mengidentifikasi prodi baru: PTN seringkali membuka program studi baru di tahun 2026 yang biasanya memiliki daya tampung besar namun belum banyak diketahui orang.

(lsi)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 19 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)