LANGIT7.ID-Doha; Luar biasa, luar biasa. Indonesia sangat bangga dengan petenis Indonesia, Janice Tjen. Lagi lagi ia sukses mengharumkan nama Indonesia di tournamen tenis WTA 1000 Qatar Open 2026 di Doha.
Janice Tjen mencatatkan kemenangan besar dan penuh meyakinkan di babak pertama Qatar Open 2026. Petenis muda Indonesia itu dengan percaya diri melibas mantan petenis Top 10 dunia asal Brasil, Beatriz Haddad Maia, dengan skor telak 6-0, 6-1 dalam pertandingan yang hanya berlangsung 70 menit.
Kemenangan ini menjadi salah satu prestasi terbaik Tjen di level turnamen WTA 1000. Dari awal pertandingan, ia tampil dominan, mengendalikan permainan dari garis dasar dan menyulitkan Haddad Maia untuk menemukan ritme.
Set pertama berlangsung singkat, hanya 32 menit, dengan Tjen menyapu bersih game lawan 6-0. Tekanan yang konsisten dari sisi Tjen membuat petenis Brasil yang berpengalaman itu terus melakukan kesalahan.
Memasuki set kedua, Tjen melanjutkan momentum dengan cepat unggul 3-0. Haddad Maia sempat membalas satu game, mencegah kemungkinan bagel (kalah 6-0) di set kedua. Namun, Tjen langsung menutup ruang untuk kebangkitan lawan. Dengan permainan agresif yang terukur, ia merebut tiga game beruntun dan menutup pertandingan dengan skor 6-1.
![Janice Tjen Tampil Ganas, Hancurkan Haddad Maia di Qatar Open 2026, Langsung Tantang Swiatek, Petenis no 2 Dunia]()
Kemenangan ini mengantarkan Janice Tjen ke babak kedua Qatar Open 2026, di mana ia akan menghadapi petenis no 3 dunia yang sudah mengoleksi 6 grand slam, Iga Swiatek asal Polandia.
Kemenangan telak atas petenis sekaliber Haddad Maia ini diharapkan dapat menjadi modal kepercayaan diri bagi Tjen untuk melangkah lebih jauh di turnamen bergengsi di Doha ini.
Swiatex Lawan BeratIga Swiatek memang harus diakui menjadi lawan berat Janice Tjen. Swiatek sudah mengoleksi 6 grand slam yang diperoleh di wimbledon, US Open dan 4 grand slam di roland garros.
Gelar tersebut diperoleh Swiatek dalam kemenangannya di US Open 2022, dan empat gelar Roland Garris pada 2020, 2022, 2023, dan 2024 serta wimbledon juli 2025.
Swiatek memiliki pukulan yang komplit dan dikenal ulet di jenis lapangan apa pun. Ini benar benar ujian berat bagi Janice Tjen. Namun jika Janice Tjen bermain sabar dan memanfaatkan kelebihannya di service dan forehandnya yang keras dan akurat, Janice Tjen akan bisa mengimbangi perlawanan Swiatek.
Tentang Janice TjenBerikut adalah poin-poin penting karier Janice Tjen:
Peringkat dan Prestasi Tertinggi: Per 9 Februari 2026, Janice mencapai peringkat tertinggi dalam kariernya yaitu No. 46 dunia untuk tunggal dan No. 57 untuk ganda.
Sejarah Indonesia: Ia menjadi petenis Indonesia kedua setelah Yayuk Basuki yang berhasil menembus 50 besar dunia.
Kejutan 2025-2026: Janice menjuarai turnamen WTA 250 pada 2025, memenangkan dua medali emas di SEA Games 2025, dan mengalahkan pemain top dunia seperti Veronika Kudermetova dan Maya Joint.
Karier Amatir (NCAA): Sebelumnya, ia adalah bintang tenis kampus di Amerika Serikat, bermain untuk University of Oregon (2020-2021) dan Pepperdine University (2021-2024), di mana ia mencapai peringkat 1 ganda dan 35 tunggal ITA.
Gaya Bermain: Janice dikenal dengan permainan yang agresif dan pantang menyerah, menjadikannya salah satu harapan terbesar tenis Indonesia di panggung Grand Slam.
Janice memulai debut profesional penuhnya pada 2024 dan dengan cepat menaiki peringkat WTA, menjadikannya salah satu talenta tenis paling menjanjikan dari Indonesia(*/saf/tennis365)
(lam)