Demi Laba Rp4 Triliun, BTN Siapkan Langkah Bisnis Strategis Ini
tim langit 7Selasa, 24 Februari 2026 - 14:59 WIB
LANGIT7.ID-Jakarta; Ambisi besar diusung PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) untuk membukukan performa keuangan yang lebih kuat pada tahun buku 2026. Bank spesialis pembiayaan hunian ini menargetkan perolehan laba bersih dapat melewati angka Rp4 triliun.
Wakil Direktur Utama BTN Oni Febriarto Rahardjo menjelaskan bahwa target tersebut telah dituangkan dalam rencana bisnis perusahaan untuk tahun ini. Optimisme ini muncul seiring dengan tren positif pertumbuhan perusahaan pada periode sebelumnya.
"Dalam perencanaan bisnis tahun 2026 ini, kita merencanakan laba kita sudah tembus di angka Rp4 triliun. Tentunya ini yang membuat kami menjadi semangat gitu," ungkap Oni dalam agenda Economic Outlook & Chinese New Year 2026 di Jakarta, dikutip Selasa (24/2/2026).
Jika menilik kinerja tahun 2025, BTN tercatat mengantongi laba bersih konsolidasian sebesar Rp3,5 triliun. Angka tersebut mencerminkan pertumbuhan dua digit sebesar 16,4 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Pencapaian ini berada di atas rata-rata pertumbuhan industri yang umumnya berada di bawah level 10 persen.
Kenaikan laba pada 2025 ditopang oleh pendapatan bunga yang melonjak 23,0 persen yoy menjadi Rp36,3 triliun. Di saat yang sama, perseroan berhasil menekan beban bunga sehingga hanya naik tipis 0,4 persen yoy menjadi Rp17,9 triliun. Hasilnya, pendapatan bunga bersih BTN melesat 57,5 persen menjadi Rp18,4 triliun dibandingkan posisi Rp11,7 triliun pada 2024.
Selain profitabilitas, Oni memaparkan bahwa total aset perusahaan telah menyentuh Rp500 triliun pada 2025. Pertumbuhan kredit dalam lima tahun terakhir pun konsisten terjaga di level rata-rata 10 persen.
"Kita kemarin (pertumbuhan kredit) kurang lebih di 11-12 persen," ucap dia.
Ekspansi bisnis BTN juga ditandai dengan kehadiran anak usaha baru pada 2025, yakni Bank Syariah Nasional. Langkah ini menjadi tonggak sejarah baru bagi perseroan dalam kepemilikan entitas usaha secara langsung.
"Itu 99 persen dimiliki oleh BTN. Jadi, itu untuk pertama kali BTN punya anak usaha sendiri," ujar Oni.
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.