LANGIT7.ID-Jakarta; Turnamen Piala Dunia FIFA 2026 dipastikan akan tetap berlangsung sesuai rencana, membantah rumor yang beredar mengenai penundaan ajang sepak bola global tersebut.
Hal ini disampaikan langsung oleh Chief Operating Officer FIFA, Heimo Schirgi, yang mengungkapkan bahwa turnamen ini berskala terlalu besar untuk ditunda.
Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, kini tinggal tiga bulan lagi menuju kick-off. Edisi tahun ini akan menjadi yang terbesar sepanjang sejarah, dengan pertama kalinya turnamen diperluas menjadi 48 tim dan untuk pertama kalinya pula turnamen ini dihelat di tiga negara berbeda.
Iran dan Jerman Ancam Boikot Piala Dunia 2026?Perencanaan matang telah dilakukan untuk turnamen ini, sehingga sangat sulit untuk ditunda sekarang, meskipun terdapat konflik politik dan gejolak di berbagai belahan dunia menjelang kick-off besar tersebut.
Sejumlah negara dikabarkan dikaitkan dengan rencana boikot acara ini, seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang menimbulkan pertanyaan atas partisipasi beberapa negara dalam turnamen.
Peperangan pecah antara Amerika Serikat dan Iran lebih dari sepekan lalu, di mana kedua negara seharusnya bertanding di turnamen akbar musim panas ini. Iran sendiri dijadwalkan menghadapi Belgia, Selandia Baru, dan Mesir di babak penyisihan grup, namun konflik yang terjadi menimbulkan tanda tanya besar atas partisipasi mereka.
Larangan perjalanan (travel ban) yang diberlakukan oleh Presiden Donald Trump juga menyulitkan sejumlah suporter untuk menyaksikan langsung negaranya bertanding. Sementara itu, para pemain Haiti bahkan telah mengalami kesulitan mendapatkan visa untuk bermain di AS jauh sebelum turnamen dimulai. Hal ini turut menebarkan awan gelap di atas turnamen bahkan sebelum bergulir.
FIFA Terus Pantau Situasi di Timur Tengah Jelang Piala DuniaNamun, berbicara di International Broadcast Centre di Dallas pada Senin (waktu setempat), Schirgi menyatakan bahwa skala acara membuat penundaan menjadi tidak realistis. Ketika ditanya secara spesifik mengenai Iran, ia mengatakan:
"Pada tahap tertentu, kami akan menemukan solusi, dan Piala Dunia jelas akan tetap berjalan. Piala Dunia ini terlalu besar, dan kami berharap semua tim yang telah lolos kualifikasi dapat berpartisipasi."
FIFA menyatakan akan terus memantau situasi dengan saksama dan tetap berkomunikasi dengan otoritas terkait serta para pejabat sepak bola. Namun, penyelenggara saat ini tidak memiliki rencana untuk mengubah jadwal turnamen.
Beberapa tokoh di dunia sepak bola telah menyerukan adanya penyesuaian terhadap pertandingan yang terkait dengan konflik regional, dengan alasan masalah perjalanan dan keselamatan. Meski demikian, FIFA menegaskan bahwa persiapan Piala Dunia terus berjalan dan turnamen tetap pada jalurnya untuk dimulai pada Juni sesuai jadwal.(*/saf/givemesport)
(lam)