LANGIT7.ID, Jakarta - PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) siap memproduksi mobil listrik di pabrik baru Cikarang mulai tahun depan. Selain mobil listrik, pabrik Cikarang yang baru memulai produksi pada Mei 2021 itu juga akan memproduksi satu mobil besutan baru dengan mesin konvensional.
"Maret tahun depan akan mulai dipasarkan mobil-mobil baru yang diproduksi memakai sistem completely knock down di Cikarang," jelas Chief Operating Officer Hyundai Motor Asia Pacific Lee Kang Hyun dalam Investor Daily Summit 2021, Rabu (14/7/2021).
Khusus pengembangan mobil listrik, Kang Hyun menyebut pemerintah Indonesia belum memberikan insentif untuk mendorong produksi mobil ini lebih banyak lagi. Padahal, sejumlah insentif sudah diberikan negara-negara lain dalam pengembangan dan produksi mobil listrik.
Kang Hyun tetap optimis ditengah pandemi ini, pasar mobil listrik di Indonesia akan tetap berkembang. Sehingga produksi mobil listrik merupakan langkah jitu untuk meraup pasar mobil di Indonesia. Apalagi pemerintah Indonesia sudah memberikan keringan lewat Peraturan Pemerintah No 74/2021 tentang tarif pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) 0 persen untuk mobil listrik.
"Hal ini akan berimbas pada harga jual mobil listrik yang jauh lebih murah dibanding mobil dengan mesin konvensional," terangnya.
Apalagi, lanjut Kang Hyun, pemerintah berencana menambah tarif PPnBM mobil bermesin konvensional sehingga diperkirakan harga jual mobil konvensional akan lebih mahal dibandingkan mobil listrik.
Pabrik baru Cikarang saat ini memiliki luas 77 hektare dengan kapasitas 200.000 unit. PT Hyundai telah menggelontorkan investasi US$1,5 miliar atau setara Rp22 triliun. Tahun depan mereka siap memproduksi mobil listrik terbaru mereka di pabrik ini.
(sof)