Pesantren Cendekia Amanah Depok Asuhan KH Cholil Nafis Gelar Mudik Bareng Guru Ngaji Jabodetabek
tim langit 7Senin, 16 Maret 2026 - 09:56 WIB
LANGIT7.ID-Jakarta; Pesantren Cendekia Amanah Depok yang diasuh Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, menggelar program mudik bareng bagi para guru ngaji dari berbagai wilayah Jabodetabek. Program ini menjadi bentuk kepedulian terhadap para pengajar Al-Qur’an yang selama ini mengabdikan diri membimbing masyarakat membaca dan memahami kitab suci.
Dalam kegiatan tersebut, para guru ngaji difasilitasi untuk pulang ke kampung halaman dengan beberapa tujuan kota, di antaranya Cirebon, Semarang, hingga Surabaya.
Program ini digagas sebagai bentuk penghargaan kepada para pejuang Al-Qur’an yang selama ini berperan besar dalam mengajarkan bacaan serta pemahaman Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Kiai Cholil Nafis menegaskan bahwa peran guru ngaji sangat penting dalam kehidupan umat Islam, terutama dalam upaya memberantas buta huruf Al-Qur’an.
“Para guru ngaji tersebut adalah pahlawan Al-Qur'an yang memiliki peran besar dalam memberantas buta huruf Al-Qur'an serta menanamkan nilai-nilai Al-Qur'an agar dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Cholil Nafis dalam instagram pribadinya @cholilnafis, dikutip Senin (16/3/2026).
Upaya tersebut dinilai semakin penting karena tingkat buta huruf Al-Qur’an di kalangan umat Islam di Indonesia masih tergolong tinggi. Data yang disebutkan memperkirakan sekitar 72 persen umat Islam di Indonesia masih belum mampu membaca Al-Qur’an dengan baik.
Melalui program mudik bareng ini, Pesantren Cendekia Amanah Depok tidak hanya membantu para guru ngaji pulang ke kampung halaman, tetapi juga memberi kesempatan bagi mereka untuk beristirahat sejenak dari aktivitas dakwah yang selama ini dijalankan.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momen untuk mempererat silaturahim para guru ngaji dengan keluarga serta sanak saudara di kampung halaman.
Program tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk apresiasi nyata atas dedikasi para guru ngaji dalam menjaga, mengajarkan, serta menyebarkan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.