LANGIT7.ID-Madrid; Dua semifinalis Mutua Madrid Open 2025 memulai kampanye di tahun 2026 pada Kamis (23/4) dengan hasil yang bertolak belakang.
Unggulan ke-4, Iga Swiatek, yang merupakan juara edisi 2024, meraih kemenangan dominan 6-1, 6-2 atas petenis kualifikasi Daria Snigur hanya dalam waktu 61 menit. Namun, unggulan ke-7 Elina Svitolina justru tumbang 3-6, 4-6 dari petenis Hungaria, Anna Bondar. Sementara petenis no 1 dunia, Aryna Sabalenka juga sukses di babak pertama dengan menyingkirkan petenis Amerika, P Stearns denfan score 7-5, 6-3.
Hanya 24 jam sebelumnya, Snigur mencatatkan salah satu kemenangan paling dramatis di turnamen ini, menyingkirkan Daria Kasatkina dengan skor 6-3, 3-6, 7-6(13) dalam tiebreak set ketiga terpanjang keenam di abad ini. Namun, petenis Ukraina yang tampil di babak utama WTA lapangan tanah liat pertama dalam kariernya itu tidak mampu memaksakan pukulan datarnya ke permainan Swiatek.
Dua kali double fault berturut-turut pada game servis pembuka Snigur langsung menghasilkan break, dan itu menjadi penentu jalannya pertandingan. Swiatek mencatatkan 16 winner berbanding hanya 7 dari Snigur, sementara petenis Ukraina itu juga merugi karena 22 unforced error. Start lambat di set kedua membuat Swiatek sempat tertinggal 0-2, tetapi ia cepat bangkit dan hanya kehilangan tujuh poin dalam enam game berikutnya.
Lawan Swiatek di babak ketiga adalah pemenang antara unggulan ke-31 Ann Li atau petenis kualifikasi Alycia Parks.
Bondar dan Svitolina: Musuh Lama yang Sering BerjumpaBondar dan Svitolina sudah tidak asing satu sama lain. Ini adalah pertemuan keempat mereka, dan semuanya terjadi dalam 12 bulan terakhir. Bahkan, mereka bertemu di tiga turnamen mayor tahun lalu. Meski Svitolina memenangkan dua pertama (Roland Garros dan Wimbledon), Bondar mencatatkan kemenangan pertamanya dengan skor 6-2, 6-4 di babak pertama AS Terbuka.
Petenis peringkat 63 dunia ini sedang dalam performa solid akhir-akhir ini, mencapai perempat final di Hobart dan Rouen. Ia juga tercatat sebagai petenis dengan koleksi set 6-0 terbanyak di level tur sepanjang 2026, yakni total enam set.
Melawan Svitolina, Bondar tampil sempurna. Ia berulang kali menempatkan bola di garis dengan pukulan winner yang bersih — total 27 winner dibanding hanya 9 unforced error — dengan pukulan backhand menyilang (backhand down the line) yang paling menonjol.
Pencapaian ini semakin mengesankan mengingat ini baru kali kedua Bondar berhadapan dengan petenis Top 10, setelah ia kalah dari Paula Badosa di Charleston 2022. Bondar menjadi petenis Hungaria pertama yang mengalahkan lawan Top 10 sejak Timea Babos menumbangkan CoCo Vandeweghe di babak pertama Australia Terbuka 2018.
Sementara itu, Svitolina yang merupakan semifinalis Stuttgart pekan lalu sempat menjalani perawatan pergelangan kaki saat jeda medis ketika tertinggal 3-2 di set kedua.
"Saya tahu saya harus mengeluarkan permainan terbaik saya, dan saya rasa saya berhasil melakukannya hari ini," ujar Bondar dalam wawancara di lapangan.
"Saya sudah bertemu dengannya tiga kali tahun lalu, jadi saya tahu apa yang harus dihadapi. Kondisi di sini sangat cocok dengan permainan saya — saya suka menggunakan forehand berat, jadi saya pikir itu salah satu kunci kemenangan hari ini."(*/saf/wtatennis)
(lam)