LANGIT7.ID-Beijing; Xiaomi (HKG: 1810) mencatatkan pesanan yang kuat untuk mobil listrik sedan SU7 versi terbaru mereka, seiring pulihnya pengiriman kendaraan secara signifikan pada bulan April, yang turut mendorong kenaikan harga sahamnya.
Unit mobil listrik Xiaomi, Xiaomi EV, mengumumkan di Weibo pada Sabtu (3/5) bahwa pesanan terkunci (locked-in orders) untuk SU7 baru telah melampaui 70.000 unit.
Raksasa teknologi yang berbasis di Beijing ini resmi meluncurkan model tersebut pada 19 Maret, yang berarti angka pesanan ini mencapai tonggak sejarah tersebut dalam waktu sekitar enam minggu.
Xiaomi EV menyatakan bahwa manfaat periode peluncuran SU7 baru akan resmi berakhir pada tengah malam tanggal 5 Mei. Pesanan yang menyelesaikan pembayaran deposit sebelum waktu tersebut akan tetap mendapatkan manfaat eksklusif periode peluncuran — sebuah dorongan yang tampaknya dilakukan agar calon pembeli segera memesan.
Manfaat periode peluncuran untuk SU7 baru varian Standard dan Pro bernilai 44.000 yuan (sekitar Rp96,8 juta), mencakup fitur seperti kursi penumpang depan tipe zero-gravity dan bagasi depan bertenaga (powered frunk).
Manfaat periode peluncuran untuk varian Max bernilai 69.000 yuan (sekitar Rp151,8 juta), termasuk konfigurasi premium seperti kabin super senyap dan paket serat karbon.
Mulai 6 Mei, nilai manfaat pembelian untuk semua varian SU7 baru akan lebih rendah dibandingkan saat periode peluncuran.
Xiaomi juga mengatakan akan menyesuaikan konfigurasi SU7 baru pada 6 Mei, dengan beberapa fitur opsional yang akan dihapus, sebagai langkah untuk lebih mengoptimalkan efisiensi produksi dan pengiriman.
![Saham Xiaomi Melonjak 6,75% Seiring Pesanan SU7 Baru Tembus 70.000 Unit Dalam 6 Minggu]()
Terkait penyesuaian konfigurasi ini, Xiaomi menjamin bahwa untuk semua kendaraan yang sudah dikirim maupun yang pesanannya sudah terkunci dengan konfigurasi tertentu, pasokan suku cadang purna jual tidak akan terpengaruh, meskipun konfigurasi yang dipilih tersebut dihentikan.
Pada 24 April, hari pertama Pameran Mobil Beijing 2026, Xiaomi menyebutkan bahwa pesanan terkunci untuk SU7 baru mencapai 60.000 unit, dengan total pengiriman kumulatif sebanyak 26.000 unit.
Secara keseluruhan, pengiriman kendaraan Xiaomi pada bulan April melebihi 30.000 unit, menandai peningkatan signifikan dari 21.440 unit pada bulan Maret.
Xiaomi EV, seperti biasa, tidak mengungkapkan angka spesifik untuk pengiriman bulan April, dan jumlah pastinya diperkirakan akan tersedia akhir bulan ini dalam laporan Asosiasi Mobil Penumpang China (CPCA).
Saham Xiaomi yang terdaftar di Hong Kong ditutup naik 6,75% pada Senin (5/5) menjadi HK$30,98 per saham, mengungguli pasar secara keseluruhan. Indeks Hang Seng Hong Kong ditutup naik 1,24%.
SU7 baru resmi diluncurkan pada 19 Maret, dengan varian Standard dibanderol mulai 219.900 yuan (sekitar Rp483,8 juta), sementara varian Pro dan Max masing-masing dibanderol 249.900 yuan (sekitar Rp549,8 juta) dan 303.900 yuan (sekitar Rp668,6 juta).
Xiaomi telah menetapkan target pengiriman kendaraan untuk tahun penuh 2026 sebanyak 550.000 unit, atau tumbuh sekitar 34% dari sekitar 410.000 unit yang dikirim pada tahun 2025.
Perusahaan juga berencana untuk secara resmi meluncurkan SUV listrik bertenaga tinggi yang sangat dinantikan, YU7 GT, pada akhir Mei, yang akan semakin memperluas jajaran produk mereka.(*/saf/cnevpost)
(lam)