LANGIT7.ID-Jakarta; Upaya pencarian terhadap jamaah haji Indonesia yang hilang di Makkah terus diperluas dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari tim internal petugas haji hingga kepolisian setempat. Pencarian dilakukan setelah seorang jamaah asal Indonesia dilaporkan meninggalkan hotel tanpa membawa identitas dan belum kembali hingga kini.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI Ichsan Marsha mengatakan laporan mengenai hilangnya jamaah tersebut diterima melalui Kanal Kawal Haji pada 16 Mei 2026. Berdasarkan informasi yang diterima, jamaah tersebut diketahui keluar dari hotel tanpa membawa kartu identitas.
“Kami mendapatkan laporan melalui Kanal Kawal Haji pada 16 Mei 2026 dan berdasarkan informasi terakhir, beliau keluar hotel tanpa membawa kartu identitas,” ujar dia dalam keterangannya, dikutip Kamis (21/5/2026).
Jamaah yang dilaporkan hilang itu adalah Muhammad Firdaus Ahlan, pria berusia 73 tahun asal kloter JKG 27, rombongan 1, yang tergabung dalam KBIH Imam Bonjol. Ia dilaporkan pergi dari hotel di Makkah, Arab Saudi, sejak Jumat, 15 Mei 2026.
PPIH kemudian membentuk sejumlah tim pencarian untuk menelusuri berbagai kemungkinan lokasi keberadaan Firdaus. Menurut Ichsan, tim yang diterjunkan memiliki pembagian tugas berbeda agar proses pencarian berjalan lebih menyeluruh.
“Sejak informasi kami terima, kami membuat sejumlah tim yang terdiri dari beberapa orang,” lanjut Ichsan.
Sebagian tim menyisir berbagai hotel serta titik-titik strategis, termasuk kawasan Masjidil Haram. Tim lainnya bergerak menelusuri jalanan di sekitar area yang diduga bisa dilalui Firdaus.
Tak hanya itu, personel perlindungan jamaah dari Madinah juga dikerahkan untuk memeriksa rumah sakit di Makkah dan wilayah sekitarnya. Koordinasi dengan kepolisian Makkah pun telah dilakukan, termasuk dengan membuat laporan resmi mengenai orang hilang.
“Serta memberikan pendampingan penuh kepada sang istri selama proses pencarian berlangsung,” ucap Ichsan.
Firdaus diketahui berangkat menunaikan ibadah haji bersama istrinya.
Berdasarkan laporan kronologi di web Kawal Haji, saat meninggalkan hotel, Firdaus mengenakan kaos putih, sarung, dan gelang haji. Rekaman CCTV hotel menunjukkan dirinya terakhir terlihat keluar pada pukul 09.04 Waktu Arab Saudi.
Saat itu, suasana lobi hotel disebut sedang sepi karena sebagian besar jamaah tengah bersiap atau sudah berangkat untuk menunaikan shalat Jumat.
Ichsan menegaskan pencarian terhadap Firdaus masih terus dilakukan secara serius dan menyeluruh. Ia juga meminta jamaah haji Indonesia yang melihat atau memiliki informasi terkait keberadaan Firdaus untuk segera melapor kepada petugas haji terdekat.
“Kami juga mengimbau mari kita saling jaga satu sama lain dan tidak berpergian sendirian,” imbuhnya.
(lam)