LANGIT7.ID-Jakarta; Meksiko menuntaskan pertandingan melawan Afrika Selatan dengan kemenangan 2-0 dalam laga yang berlangsung di Mexico City Stadium. Babak kedua menjadi milik penuh tuan rumah yang tampil dominan sekaligus menyaksikan drama tiga kartu merah yang mewarnai jalannya pertandingan.
Sejak awal babak kedua, Afrika Selatan langsung berada dalam tekanan. Baru berjalan semenit setelah jeda, kesalahan saat membangun serangan hampir berujung petaka. Williams mengirim umpan yang buruk dan bola jatuh ke kaki Fidalgo. Gelandang Meksiko itu berhasil melewati lawannya, tetapi gagal memaksimalkan peluang setelah terlalu lama menguasai bola sehingga Williams masih bisa mengamankan situasi.
Tekanan Meksiko terus berlanjut dan petaka besar datang bagi Afrika Selatan pada menit ke-50. Sithole menerima kartu merah setelah menjatuhkan Gutierrez yang melakukan pergerakan cerdik di belakang pertahanan. Sang pemain berusaha menghentikan laju lawannya, tetapi kontak yang terjadi membuat wasit tanpa ragu mengusirnya dari lapangan.
Meksiko berusaha memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Raul Jimenez sempat mendapatkan kesempatan melalui tendangan bebas tepat di depan kotak penalti pada menit ke-52, tetapi sepakannya hanya menghantam pagar hidup.
Baca juga: Meksiko Unggul 1-0 atas Afrika Selatan di Babak Pertama Piala Dunia 2026, Gol Quinones Berawal dari Blunder FatalAfrika Selatan yang terus tertekan sesekali mencoba menyerang. Pada menit ke-56, Modiba melepaskan tembakan dari jarak sekitar 25 yard. Kiper Rangel sempat kesulitan mengamankan bola, namun mampu memperbaiki situasi sebelum menjadi ancaman yang lebih besar.
Pergantian pemain dilakukan kedua tim untuk mengubah jalannya pertandingan. Afrika Selatan memasukkan Mbatha dan Zwame, sementara Meksiko menarik Gutierrez serta Fidalgo pada menit ke-66. Masuknya Chavez dan Mora langsung mendapat sambutan meriah dari para pendukung yang memenuhi stadion.
Gol kedua yang ditunggu-tunggu akhirnya lahir semenit kemudian. Pada menit ke-67, Raul Jimenez mencatatkan namanya di papan skor dan menggandakan keunggulan Meksiko menjadi 2-0.
Gol tersebut tercipta melalui rangkaian serangan yang rapi. Jimenez memulai kombinasi dengan memberikan bola kepada Quinones di lini tengah. Dengan gerakan kaki yang cerdik, Quinones membuka ruang sebelum mengirim bola kepada Alvarado di sisi kanan. Umpan silang Alvarado meluncur sempurna ke dalam kotak penalti dan Jimenez menyambutnya dengan sundulan terarah ke sisi dekat gawang.
Momen itu menjadi sangat emosional bagi Jimenez. Setelah melewati empat edisi Piala Dunia tanpa pernah mencetak gol, akhirnya ia berhasil memecahkan kebuntuan dan merayakannya dengan penuh haru.
Meksiko masih terus menyerang setelah unggul dua gol. Pada menit ke-73, Jimenez hampir mendapatkan peluang lain setelah menerima umpan terobosan. Namun Sibisi berhasil menghentikannya dan wasit menilai tidak ada pelanggaran dalam duel tersebut. Semenit kemudian, Sibisi justru menerima kartu kuning setelah melakukan pelanggaran terhadap Quinones.
Pelatih Meksiko kemudian menarik Jimenez pada menit ke-76 dan menggantikannya dengan Gonzalez. Di saat yang sama, Alvarez masuk menggantikan Lira untuk mencatatkan penampilan ke-100 bersama tim nasional.
Drama terbesar pertandingan kembali hadir pada menit ke-82. Wasit menghentikan laga dan meninjau tayangan ulang VAR setelah insiden yang melibatkan Zwame dan Alvarado. Dari tayangan tersebut terlihat Zwame menampar sisi wajah Alvarado saat bergerak menuju kotak penalti. Setelah melihat monitor, wasit langsung mengeluarkan kartu merah.
Keputusan itu membuat Afrika Selatan harus melanjutkan pertandingan hanya dengan sembilan pemain. Situasi tersebut semakin memperburuk performa mereka yang sepanjang babak kedua kesulitan memberikan perlawanan berarti kepada Meksiko.
Memasuki masa tambahan waktu, pertandingan kembali menghadirkan kartu merah. Pada menit ke-90+2, Mudau melakukan serangan cepat di sisi kanan dan berhasil melewati Montes. Bek Meksiko itu kemudian menjatuhkan lawannya dengan tekel yang menghentikan serangan berbahaya.
Wasit mengejutkan banyak pihak dengan langsung mengeluarkan kartu merah untuk Montes pada menit ke-90+3. Bahkan komentator mengaku tidak menduga keputusan tersebut karena menurut pandangannya pelanggaran itu lebih terlihat sebagai pelanggaran yang layak diganjar kartu kuning.
Tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga peluit panjang berbunyi. Babak kedua ditutup dengan kemenangan 2-0 untuk Meksiko dalam pertandingan yang lebih banyak dikenang karena gol emosional Raul Jimenez dan hujan tiga kartu merah yang mewarnai laga.
(lam)