LANGIT7.ID-Jakarta; Timnas Aljazair sebenarnya mampu bertahan cukup baik saat menghadapi Argentina pada laga Grup J Piala Dunia 2026 di Kansas City Stadium, Rabu (17/6/2026). Namun satu kesalahan fatal di bawah mistar gawang menjadi titik balik yang membuat perjuangan mereka runtuh.
Saat tertinggal satu gol, Aljazair masih memiliki peluang untuk menjaga pertandingan tetap kompetitif. Tim asuhan Vladimir Petkovic bahkan beberapa kali mampu mengalirkan bola dengan rapi dan mencoba membangun serangan melalui Himad Abdelli Maza yang menjadi motor permainan di lini tengah.
Harapan itu mulai memudar pada menit ke-60 ketika kiper Aljazair, Zidane, melakukan kesalahan yang berujung petaka.
Momen tersebut bermula dari serangan cepat Argentina. Alexis Mac Allister menerima bola di depan kotak penalti dan melepaskan tembakan keras mendatar dari jarak jauh. Bola sebenarnya mengarah tepat ke posisi Zidane.
Namun alih-alih mengamankan bola, sang penjaga gawang justru gagal menangkapnya dengan sempurna. Bola terlepas dari tangannya dan jatuh tepat di depan Lionel Messi yang berdiri tanpa kawalan di area berbahaya.
Kesempatan itu tentu tidak disia-siakan oleh pemain berpengalaman seperti Messi. Dengan mudah ia menyambar bola muntah untuk menggandakan keunggulan Argentina menjadi 2-0.
Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi Aljazair. Setelah mampu menjaga jarak hanya satu gol selama hampir satu jam pertandingan, mereka akhirnya kehilangan momentum dan kesulitan kembali masuk ke dalam permainan.
Sebelum blunder itu terjadi, Aljazair sejatinya mampu memberikan perlawanan yang cukup merepotkan. Maza beberapa kali berhasil menemukan ruang di area pertahanan Argentina, sementara Riyad Mahrez dan Houssem Aouar yang masuk dari bangku cadangan diharapkan mampu menambah kreativitas serangan.
Di sisi lain, bek senior Aljazair, Aissa Mandi, justru tampil sebagai salah satu pemain terbaik timnya. Ia sempat melakukan intervensi krusial yang menggagalkan peluang emas Julian Alvarez di depan gawang dan menjaga harapan timnya tetap hidup.
Namun kerja keras lini belakang Aljazair menjadi sia-sia setelah kesalahan individu di posisi paling vital membuka jalan bagi Argentina untuk semakin menjauh.
Masalah Aljazair tidak hanya terjadi di sektor pertahanan. Meski cukup lama menguasai bola pada babak kedua, mereka kesulitan menciptakan ancaman nyata ke area penalti Argentina.
Peluang terbaik datang melalui kombinasi Mahrez dan Maza yang beberapa kali membuka ruang di sepertiga akhir lapangan. Namun rapatnya pertahanan Argentina membuat Aljazair gagal mengubah penguasaan bola menjadi peluang berbahaya.
Mahrez juga sempat memperoleh kesempatan lewat tendangan bebas pada menit ke-86. Sayangnya, eksekusi pemain berusia 35 tahun itu hanya menghantam pagar hidup Argentina.
Sebaliknya, Argentina tampil sangat disiplin tanpa bola. Lisandro Martinez menjadi sosok penting di lini belakang dengan sejumlah intersepsi krusial yang mematahkan serangan Aljazair sebelum berkembang menjadi peluang berbahaya.
Kesalahan Zidane pada akhirnya menjadi momen yang paling menentukan dalam pertandingan ini. Jika tembakan Mac Allister berhasil diamankan, Aljazair mungkin masih memiliki kesempatan untuk menekan Argentina dan menjaga asa mencuri poin.
Baca juga: Lionel Messi Cetak Hat-trick dan Pecahkan Rekor Gol Piala Dunia, Argentina Gilas Aljazair 3-0Yang terjadi justru sebaliknya. Blunder tersebut mengubah arah pertandingan, meruntuhkan kepercayaan diri Aljazair, sekaligus membuka jalan bagi Argentina untuk menuntaskan kemenangan meyakinkan 3-0.
Kekalahan ini membuat Aljazair berada dalam tekanan menjelang pertandingan berikutnya di Grup J. Mereka kini dituntut segera bangkit jika tidak ingin peluang lolos ke fase gugur Piala Dunia 2026 semakin menipis.
Baca juga: Gol Cantik Aljazair Dianulir VAR, Argentina Terhindar dari Mimpi Buruk di Piala Dunia 2026Baca juga: Lionel Messi Samai Rekor Cristiano Ronaldo di Piala Dunia, Cetak Gol saat Argentina Ungguli Aljazair(lam)