LANGIT7.ID-Jakarta; Jayden Adams, gelandang muda Timnas Afrika Selatan yang tampil di seluruh fase grup Piala Dunia 2026, meninggal dunia pada usia 25 tahun.
Pemain Mamelodi Sundowns itu menjadi starter saat Afrika Selatan kalah 0-2 dari Meksiko pada laga pembuka turnamen dan bermain dalam hasil imbang 1-1 melawan Ceko sebelum digantikan di kedua pertandingan tersebut. Adams kemudian masuk sebagai pemain pengganti saat Afrika Selatan menang 1-0 atas Korea Selatan, tetapi tidak dimainkan dalam kekalahan 0-1 dari Kanada di babak 32 besar.
Menteri Olahraga Afrika Selatan, Gayton McKenzie, menyampaikan belasungkawa melalui sebuah pernyataan resmi.
"Dengan rasa sangat terkejut dan hati yang berat, saya menerima kabar meninggalnya Jayden Adams, gelandang Mamelodi Sundowns dan Bafana Bafana, pada usia 25 tahun," ujar dia.
"Sepak bola Afrika Selatan telah kehilangan salah satu talenta muda terbaiknya. Bangsa ini turut berduka bersama keluarganya, rekan-rekan setimnya, dan jutaan pendukung yang menyaksikan perjalanannya dari pemain akademi yang menjanjikan hingga menjadi pemain penuh Bafana Bafana," ujar dia.
Dalam pernyataannya, McKenzie tidak mengungkapkan penyebab kematian Adams.
Sementara itu, kepolisian mengonfirmasi telah membuka penyelidikan setelah jasad seorang pria berusia 25 tahun ditemukan di sebuah rumah di Schotsche Kloof, kawasan pusat Cape Town, pada Sabtu pagi.
"Keadaan yang melatarbelakangi insiden ini masih dalam penyelidikan," kata juru bicara Kepolisian Western Cape, FC van Wyk, kepada AFP.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, juga menyampaikan duka cita atas wafatnya Adams.
"Sangat menyedihkan mendengar bahwa gelandang Afrika Selatan Jayden Adams telah meninggal dunia hanya beberapa pekan setelah tampil dalam perjalanan bersejarah negaranya di Piala Dunia. Pikiran dan belasungkawa saya, juga seluruh keluarga FIFA serta komunitas sepak bola dunia, bersama keluarga, sahabat, dan rekan-rekan setimnya. Bintang Bafana Bafana dan Mamelodi Sundowns ini akan sangat dirindukan. Semoga ia beristirahat dengan tenang," ujar dia.
Adams merupakan lulusan akademi Stellenbosch dan menjadi pemain pertama hasil binaan akademi klub tersebut yang menandatangani kontrak profesional. Selama membela Stellenbosch, ia mencatatkan 139 penampilan dan membantu klub meraih gelar Carling Knockout 2023, sebelum bergabung dengan Mamelodi Sundowns pada Januari 2025.
Serikat Pesepak Bola Afrika Selatan (SAFPU) juga menyampaikan rasa kehilangan atas kepergian Adams.
"SAFPU sangat berduka atas wafatnya secara mendadak gelandang Mamelodi Sundowns dan Bafana Bafana, Jayden Adams," ujar dia.
"Jayden baru saja mewakili Afrika Selatan di Piala Dunia 2026 dengan membawa harapan bangsa melalui kebanggaan, keberanian, dan penampilan yang luar biasa. Kepergiannya merupakan kehilangan yang tak terhingga bagi keluarga, rekan setim, klub, komunitas sepak bola, dan seluruh negeri. Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga Adams, Mamelodi Sundowns, Stellenbosch FC, Bafana Bafana, serta semua orang yang pernah disentuh kehadirannya," ujar dia.
(lam)