LANGIT7.ID - , Jakarta - Berdasarkan data dari Bank Dunia, penetrasi asuransi di Indonesia tergolong rendah dibanding negara lain seperti Malaysia, Thailand, dan Filipina. Data tersebut didukung data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2019 yang menunjukkan tingkat literasi asuransi di Indonesia berada di angka 19,4 persen.
Padahal, bila melihat dari fungsinya, asuransi memiliki banyak manfaat yang terasa di saat kondisi darurat dimana bisa meminimalisir dari risiko biaya membengkak.
Dari beberapa produk asuransi, asuransi kendaraan menjadi salah satu jenis proteksi yang penting dimiliki. Terutama jika aktivitas dan mobilitas tinggi.
Sebelum memutuskan membeli produk asuransi kendaraan, ada beberapa tips cara memilih asuransi mobil agar mendapat perlindugan yang maksimal.
1. Tentukan jenis pertanggungan sesuai dengan kebutuhanPastikan jenis pertanggungan polis yang dipilih menyesuaikan dengan kebutuhan Anda. Apakah pertanggungan comprehensive yang menjamin kerusakan sebagian seperti tergores dan penyok maupun kerugian/kerusakan total yang diakibatkan oleh risiko yang dijamin dalam polis.
Baca juga : Terkesan Sepele, Ini 3 Alasan Pentingnya Miliki Asuransi SmartphoneAtau perlindungan Total Loss Only (TLO) yang hanya menjamin kerugian/kerusakan total seperti kehilangan atau pertanggungan terhadap kerusakan. Biasanya estimasi biata perbaikan harus lebih dari atau sama dengan 75 persen harga kendaraan sesaat sebelum kerugian terjadi.
2. Ketahui risiko yang dijaminkanCek polis dengan seksama. Di dalam polis tersedia poin-poin apa saja yang dijamin oleh pihak asuransi dan Anda dapat secara aktif bertanya kepada pihak asuransi apabila terdapat poin yang dirasa kurang jelas.
Hal tersebut juga tertuang pada ketentuan Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI) pasal 1. Meskipun terdapat beberapa risiko yang menjadi pengecualian pada produk asuransi kendaraan ini, namun tidak perlu khawatir, bagi Anda yang ingin mendapatkan perlindungan lebih, Anda dapat mengkonsultasikan dan mengajukan perluasan jaminan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
3. Cari tahu layanan yang diberikanPada dasarnya orang memilih berasuransi untuk meringankan beban risiko yang mungkin akan dihadapi. Oleh karenanya, sangat penting juga untuk mengetahui layanan apa saja yang dapat diberikan oleh pihak asuransi agar kita dapat berkendara dengan lebih tenang.
Jenis layanan yang biasanya dapat dijadikan pertimbangan adalah ketersediaan layanan contact center serta kemudahan dalam memanggil layanan darurat 24 jam, jaminan dari bengkel untuk penggantian suku cadang resmi, hingga proses kemudahan klaim yang ditawarkan.
4. Kenali dan cari tahu reputasi perusahaan asuransi yang hendak dipilihAsuransi merupakan salah satu lembaga keuangan di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Oleh karenanya penting untuk melihat bahwa perusahaan asuransi yang dipilih sudah terdaftar di OJK.
Baca juga : Pertumbuhan Lambat, OJK Dorong Asuransi Syariah Tingkatkan SDM dan LiterasiSelain itu, Anda juga dapat melihat track record dari perusahaan tersebut dengan cara mengetahui sudah berapa lama asuransi tersebut dibangun, berbagai review yang dapat dilihat di media sosial atau situs terkait, hingga tanyakan langsung pendapat kenalan yang pernah menggunakannya.
Asuransi Astra yang sudah 65 tahun bergerak di bidang asuransi umum. Senantiasa terus berinovasi melakukan pengembangannya, baik dari sisi produk serta layanannya guna berikan peace of mind kepada jutaan pelanggan. Inovasi digital pada tahun 2015 telah dilakukan Garda Oto, salah satu produk asuransi kendaraan yang merupakan produk unggulan dari Asuransi Astra, dengan menghadirkan Garda Mobile Otocare.
(est)