LANGIT7.ID, Bekasi - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun rumah susun untuk gelandangan dan pengemis di Balai Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial di Bekasi, Jawa Barat. Proyek ini rencana selesai akhir 2021.
Plt Direktur Rumah Susun Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Maryoko Hadi mengatakan rencananya rusun ini akan dibangun lima lantai dengan biaya mencapai Rp28,32 miliar.
"Progres pembangunan rusun Kementerian Sosial di Bekasi ini sudah mencapai lantai lima dengan kapasitas 93 unit hunian tipe 24," ujar Maryoko Hadi, dikutip Jumat (22/10).
Baca juga:
Pembangunan Rusun Ponpes Hidayatul Ulum Ditargetkan Rampung Akhir NovemberMaryoko berharap pekerjaan fisik rusun bisa cepat selesai sesuai waktu yang telah ditetapkan.
Selain itu, ujar dia, penyedia jasa baik kontraktor pelaksana dapat menjaga kualitas bangunan tetap terjaga dengan baik dan mengantisipasi adanya kecelakaan kerja sehingga secepatnya bisa dimanfaatkan Kemensos untuk masyarakat yang membutuhkan.
"Rusun ini adalah rusun pertama yang dibangun untuk Kemensos dan sesuai dengan fungsinya hunian vertikal ini akan digunakan sebagai hunian sementara. Penghuni yang akan diseleksi oleh Kemensos akan mendapat pelatihan dari balai dan setelah mereka siap akan disalurkan ke tempat pekerjaan yang sesuai," katanya.
Sementara itu Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Jawa II Direktorat Jenderal Perumahan Kiagoos Egie Ismail menerangkan pembangunan rusun Kemensos ini berlokasi di Jalan H Djoyomartono No 43 Bekasi Timur.
"Progres pembangunan saat ini sudah proses penutupan bagian atap dan penyelesaian bagian dalam ruangan," tegasnya.
Tipe hunian adalah tipe 24 dan akan dilengkapi dengan meubelair dengan ketinggian rusun lima lantai dan memiliki 93 unit hunian yakni unit reguler 88 unit dan untuk difabel 5 unit serta daya tampung kapasitas 372 orang," katanya.
(sof)