LANGIT7.ID-Jakarta; - Anggota Komisi III DPR RI, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, mendesak Bareskrim Polri untuk mengusut hingga tuntas penyebab tewasnya Sutrimo, Kepala Rumah Tangga (Karumga) mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). Korban sebelumnya ditemukan meninggal dunia di halaman salah satu klinik di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Langkah tegas ini dinilai perlu diambil mengingat insiden tersebut telah memicu berbagai spekulasi liar di tengah masyarakat. Oleh karena itu, penanganan oleh aparat penegak hukum secara transparan dan profesional sangat dinantikan agar fakta sebenarnya dapat terungkap terang benderang.
“Saat ini banyak spekulasi liar yang berkembang di masyarakat terkait meninggalnya Saudara Sutrimo. Oleh karena itu, saya meminta Bareskrim Polri melakukan penyidikan secara mendalam, komprehensif, dan profesional agar dapat diperoleh kesimpulan yang jelas mengenai penyebab kematiannya,” ujar Habib Aboe dalam keterangannya, Rabu (29/7/2026).
Politikus yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal DPP PKS periode 2020–2025 tersebut menegaskan bahwa setiap kasus kematian yang menyedot perhatian publik wajib ditangani berlandaskan alat bukti yang sah serta pendekatan ilmiah (scientific crime investigation), bukan sekadar asumsi atau opini publik.
Baca Juga: Febri, Mantan Jampidsus Minta Maaf Presiden dan Siap Buktikan Kasusnya Secara Hukum“Penegakan hukum harus bertumpu pada fakta, alat bukti, hasil pemeriksaan forensik, serta proses penyidikan yang objektif. Dengan begitu, masyarakat memperoleh kepastian hukum dan tidak terus dibayangi oleh berbagai dugaan yang belum tentu benar,” katanya menekankan.
Habib Aboe menyampaikan optimismenya terhadap rekam jejak Bareskrim Polri dalam menuntaskan perkara ini secara independen dan akuntabel sesuai koridor hukum yang berlaku. “Saya meyakini Bareskrim Polri memiliki kapasitas, pengalaman, dan profesionalisme untuk mengusut perkara ini secara tuntas. Berikan ruang kepada penyidik untuk bekerja secara independen sehingga hasil penyidikannya benar-benar dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.
Ia berharap proses hukum yang berjalan dapat segera menghadirkan titik terang terkait penyebab pasti tewasnya Sutrimo, sehingga isu-isu liar yang meresahkan publik dapat segera diredam. “Hasil penyidikan yang komprehensif dan transparan sangat penting untuk meredam berbagai spekulasi liar yang beredar. Masyarakat membutuhkan penjelasan yang didasarkan pada fakta, sehingga kepercayaan terhadap proses penegakan hukum tetap terjaga,” tutur Habib Aboe.
Dia mengimbau masyarakat maupun semua pihak untuk menghormati jalannya proses hukum. Ia meminta publik tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sendiri sebelum kepolisian memaparkan hasil penyidikan resmi, demi menjaga kualitas informasi di ruang publik sekaligus mengawal integritas penegakan hukum.
Baca Juga: Seorang Pria Tewas Secara Misterius, Diduga Karumga Eks Jampidus Febrie Adriansyah(zhd)